Breaking News:

Wawacara Eksklusif

Haji 2021 Batal, Jemaah Belitung Diharapkan Tegar dan Sabar Serta Terus Ikut Bimbingan Manasik Haji

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) membatalkan keberangkatan jemaah calon haji (calhaj) 2021.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
IST/Dok Pos Belitung
Bincang ekslusif jurnalis Pos Belitung bersama Kepala Kantor Kemenag Belitung H Masdar Nawawi, Rabu (9/6/2021). 

Bagiamana dengan kuotanya? Apakah akan ada pengurangan?

Sebenarnya Kemenag sudah membuat skema pemberangkatan yang disesuaikan dalam standar pandemi Covid-19. Tapi Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses itu kan, kuotanya belum tahu berapa. Makanya mengurus haji dua bulan sebelumnya sudah harus ada kepastian.

Apalagi jemaah Indonesia ini besar 221 ribu orang. Perlu waktu untuk persiapannya, sementara dari Pemerintah Arab Saudi kemarin itu sebelum diputuskan Menag, belum ada. Inilah sebenarnya yang terbaik bagi jemaah haji kita untuk menjaga kesehatan jiwa jemaah. Karena isthita'ah atau kemampuan kesehatan harus lebih diutamakan dari yang lainnya.

Terakhir, bagaiman pesan buat jemaah calhaj Belitung yang batal berangkat?

Saya atas nama Kepala Kementerian Agama Kabupaten Belitung, menyampaikan kepada jemaah calon haji Kabupaten Belitung agar tetap tegar dan sabar dengan adanya pembatalan keberangkatan haji 2021 ini. Dengan sangat luar biasa berat bagi pemerintah sebetulnya membatalkan keberangkatan jemaah calhaj dalam situasi pandemi ini.

Maka saya harapkan agar jemaah calhaj Belitung bersabar dan istiqamah (teguh pendirian). Bapak dan ibu sudah punya niat haji, itu saja yang harus diyakini.

Kemudian yang kedua, tetap selalu menjaga kesehatan, karena itu lebih penting dalam rangka persiapan keberangkatan di 2022. Ketiga, tetap melaksanakan bimbingan manasik haji, karena dilakukan sepanjang tahun agar bagaimana kita memperbaiki ibadah manasik. Mungkin masih banyak waktu bagi kita untuk mengikuti bimbingan manasik haji, baik dari Kemenag ataupun dari para hujjat yang telah melaksanakan ibadah haji.

Biar nanti makin sempurna ibadah haji kita, karena haji itu adalah al hajju Arafah, haji itu di Padang Arafah. Karena itu, agar bagaimana kita lebih memahami rukun haji, waktunya masih panjang bagi kita agar tidak terlena dengan pembatalan ini. Apalagi ini terjadi di seluruh Indonesia, 221 ribu jemaah termasuk kita.

Makanya, teruslah laksanakan bimbingan manasik haji bagi terus jemaah calhaj. Baik yang diadakan Kemenag, kantor urusan agama kecamatan maupun dari IPHI (ikatan persaudaraan haji Indonesia) maupun dari hujjat yang telah melaksanakan ibadah haji. Itu pesan kami, mudah-mudahan di 2022, Insya Allah, semua jemaah haji Indonesia nanti dapat diberangkatkan dan pandemi Covid-19 berakhir.

Kita selalu memohon doa kepada Allah SWT, mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir dari muka bumi.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved