Breaking News:

Berita Belitung

13 Produk Olahan di Belitung Sudah Kantongi Izin Edar Badan POM

Bupati Belitung Sahani Saleh menyerahkan dua nomor izin edar kepada pelaku usaha ketam isi dan nugget ikan.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung Sahani Saleh menyerahkan nomor izin edar kepada pelaku UMKM di Pandan House Restaurant, Kamis (10/6/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Sahani Saleh menyerahkan dua nomor izin edar kepada pelaku usaha ketam isi dan nugget ikan. Juga ada penyerahan rekomendasi pemeriksaan sarana bangunan.

Kegiatan tersebut dilakukan di sela sosialisasi dan desk registrasi yang diadakan Loka POM Belitung di Pandan House Restaurant, Kamis (10/6/2021).

"Tadi ada penyerahan dua nomor izin edar yang memang sudah mengikuti proses pendampingan dari tahun lalu sehingga keluar nomor izin edar MD," kata Plh Loka POM Belitung Dyah.

Di Belitung, artinya sudah ada enam UMKM dengan 13 produk yang mengantongi izin edar. Selain itu, di Kabupaten Belitung juga ada 10 UMKM yang tengah mengajukan proses perizinan tersebut.

Dalam mendekatkan masyarakat dengan informasi-informasi seputar kepengurusan izin maupun keamanan produk, Loka POM meresmikan program Gangan Darat atau gerakan pendampingan masyarakat di tempat.

"Jadi kalau masyarakat membutuhkan informasi atau pendampingan nanti menghubungi layanan online kami, kemudian kami akan datang ke tempat," ucap dia.

Misalnya pelaku usaha bisa bertanya mengenai pendaftaran izin pangan, serta konsultasi kelayakan sarana produksi.

Layanan tersebut tidak dipungut biaya. Masyarakat bisa menghubungi unit Layanan pengaduan konsumen di instagram @lokapom.belitung, akun Facebook Loka POM Belitung atau ada kontak whatsapp juga di 0819200918.

Melalui program tersebut, Loka POM berharap bisa mendekatkan pelayanan ke masyarakat

"Biar masyarakat juga lebih mengenal, sehingga kami bisa ke sarana, lebih tahu kondisi langsung sehingga sarana atau informasi yang dibutuhkan masyarakat lebih jelas," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Belitung H Sahani Saleh yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa menyandang status sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) membuat produk lokal Belitung harus berstandar dunia.

"Produknya juga harus memenuhi standar global, baik dari segi mutu, legalitas, juga sembari meningkatkan pengemasan atau packaging," kata pria yang akrab disapa Sanem ini.

Ia juga berharap agar berkenaan dengan legalitas perizinan produk ini mendapat dukungan dari berbagai pihak agar dipermudah dari segi kepengurusan maupun biaya. Sehingga UMKM tidak kesulitan dan dapat berfokus terus meningkatkan produksinya.

Karena prioritas saat ini juga agar bagaimana UMKM bisa terus berproduksi dan bergerak dimasa pandemi. Apalagi UMKM menjadi penggerak kekuatan perekonomian.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved