Breaking News:

Berita Belitung

JPU Tuntut Kaki Tangan Bandar Narkoba 10 Tahun dan Denda Rp800 Juta

JPU Tri Agung Wibowo menuntut terdakwa 10 tahun penjara, denda Rp800 juta subsidair dua bulan penjara.

istimewa
Ilustrasi narkoba jenis sabu 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sidang perkara penyalahgunaan narkoba atas terdakwa Iin Hariyanto kembali digelar majelis PN Tanjungpandan dengan agenda pembacaan tuntutan JPU pada Kamis (10/6/2021).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Himelda Sidabalok didampingi hakim anggota Elisabeth Juliana dan Endi Nursatria, JPU Tri Agung Wibowo menuntut terdakwa 10 tahun penjara, denda Rp800 juta subsidair dua bulan penjara.

Padahal sebelumnya kaki tangan bandar narkoba itu disebut-sebut akan diancam maksimal pidana seumur hidup atau hukuman mati atas kepemilikan sabu 1,2 ons.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan perbuatan terdakwa sudah memenuhi unsur Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sebagaimana dakwaan primair.

Adapun hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana penyalahgunaan narkotika, terdakwa pernah dihukum dan berbelit-belit saat memberikan keterangan.

Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan.

"Menetapkan terdakwa untuk tetap ditahan. Menyatakan barang bukti berupa narkotika jenis sabu akan disita dan dimusnahkan, embeban biaya perkara sebesar Rp 5 ribu," kata Tri di muka persidangan.

Pasca mendengarkan tuntutan, terdakwa bersama penasehat hukumnya sepakat memyampaikan pembelaan secara tertulis pada persidangan selanjutnya.

Akhirnya Ketua Majelis Hakim Himelda Sidabalok menunda persidangan sampai Kamis (17/6/2021) mendatang dengan agenda mendengarkan pembelaan secara tertulis dari terdakwa.

(posbelitung.co /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved