Breaking News:

Berita Belitung

UPT KPHL Belantu Mendanau Pastikan Kayu yang Diamankan Polda Babel Jenis Seruk dan Meranti

Balok kayu dan papan yang dimuat dalam truk nopol B 9265 UYZ itu merupakan jenis kayu seruk dan meranti bukan kayu bulin.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
(IST/dok UPT KPHL Belantu Mendanau, Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel Wilayah Belitung).
Pegawai UPT KPHL Belantu Mendanau, Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel Wilayah Belitung mengecek balok kayu yang diamankan Paminal Polda Kepulauan Babel. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kasubag Tata Usaha UPT KPHL Belantu Mendanau, Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel Wilayah Kabupaten Belitung Jookie Vebriansyah mengakui pihaknya telah dimintai keterangan sebagai ahli dalam kasus pengamanan satu unit truk mengangkut kayu oleh Paminal Polda Kepulauan Babel.

Menurutnya balok kayu dan papan yang dimuat dalam truk nopol B 9265 UYZ itu merupakan jenis kayu seruk dan meranti bukan kayu bulin.

Namun dirinya belum memastikan asal kayu tersebut dari dalam atau di luar kawasan hutan.

"Dugaannya dari Desa Bantan, cuman masuk kawasan apa tidak itu belum jelas. Karena waktu kami diminta koordinasi kemarin, pemilik kayu belum dipanggil, hanya supirnya saja," ujar Jookie seijin Kepala UPT KPHL Belantu Bambang Wijaya kepada posbelitung.co, Kamis (10/6/2021).

Ia menjelaskan secara aturan dalam perkara tersebut terdapat dua alternatif yaitu pengambilan kayu di dalam kawasan dan di luar kawasan.

Jika memang balok kayu dan papan ditebang serta diolah di luar kawasan hutan, maka pemilik harus mengantongi izin pengangkutan kayu.

"Jadi jelas asalnya dari mana. Kalau kayu itu berasal dari kebun, apakah mereka punya bukti yang menunjukan lahannya memang kebun dan di luar kawasan hutan," ungkapnya.

Kemudian, jika kayu tersebut berasal dari dalam kawasan maka pemilik harus mengantongi ijin pemanfaatan hutan.

Menurutnya sampai sekarang ini, belum satu pun masyarakat baik perorangan maupun perusahaan yang mengajukan perizinan pemanfaatan kawasan hutan di Belitung.

"Tapi kami masih menunggu juga dari kepolisian. Karena kayu seruk ini juga masih banyak di luar kawasan," katanya.

Sebelumnya, Paminal Polda Kepulauan Babel mengamankan satu unit truk mengangkut balok kayu dan papan saat hendak menyeberang di Pelabuhan Tanjung Ru, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung pada Minggu (6/6/2021) lalu.

Bahkan sopir truk juga sudah diperiksa oleh penyidik Subdit Tipidter, Ditreskrimsus Polda Babel pasca pengamanan.

Kasubdit IV Tipidter, Ditreskrimsus Polda Kepulauan Babel AKBP Wahyudi Rahman mengatakan pihaknya baru masuk tahap penyelidikan saat ditemui di Mapolres Belitung.

(posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved