Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PAD Baru 32 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Molen Apresiasi Program PENDEKAR

Hingga akhir Mei lalu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Pangkalpinang baru terealisasi 32 persen

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Khamelia
Ist/Humas Pemkot Pangkalpinang Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO -- Hingga akhir Mei lalu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Pangkalpinang baru terealisasi 32 persen. Mestinya pada akhir Mei lalu PAD harus terealisasi minimal 40 persen dari target Rp79 miliar jumlah total PAD 2021 Pemkot Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, hal demikian sangatlah wajar sebab masih dimasa pandemi covid-19.

"Kita tetap kerja keras, ini kan kita maklumi dalam kondisi covid-19 ini kondisinya berbeda dengan yang dulu-dulu tapi kita jangan patah semangat, kita tetap optimis tercapai dengan kerja keras," ujar Molen kepada Bangkapos.com, Jumat (11/6/2021)

Molen mengatakan, berkat program Pejuang Pendapatan Asli Daerah (Pendekar) setidaknya membantu meringankan masyarakat.

"Yang penting tidak menyakiti hati masyarakat kita, terus kita berikan kemudahan ini, baik itu pajak PBB, restoran, atau pajak apapun kita sifatnya memberikan kemudahan dan keringanan," tegasnya.

Diakui Molen, hadirnya program Pendekar  banyak para wajib pajak yang sudah menunggak bertahun-tahun akhirnya dapat melunaskan pajaknya.

Sebelumnya, Pendekar merupakan kerjasama antar Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yang dilaunching di ruang pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (31/5/2021) lalu. Hal itu guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan penagihan pajak daerah secara modern dan humanis, sosialisasi secara masif, pemberian reward, dan evaluasi kinerja tim pendekar.

"Jadi sejak adanya Pendekar memang sampai saat ini sudah banyak para wajib pajak kita yang melunaskan tunggakannya, nah ini kami sangat mengapresiasi sekali ini baik inovasi yang sangat baik dari kejaksaan kita dengan Kejari Pangkalpinang lalu, ide-ide inovatif yang menghasilkan seperti ini yang selalu kita tunggu," ujarnya.

Menurutnya, pemberian keringanan ini dilakukan lantaran ingin mendorong para wajib pajak taat membayar piutang serta menstimulus kegiatan perekonomian sehingga meringankan beban ekonomi masyarakat sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Kita kerja keras, tapi kita tetap optimis adanya kerja sama dengan Kejaksaanbini target PAD kita akhir tahun nanti sanpai pada target bahkan melebihi, harapannya dengan adanya kebijakan ini masyarakat lebih sadar dan patuh dengan pajak," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved