Breaking News:

Berita Belitung

Sanem: Adanya Politeknik Belitung Diharapkan Dapat Meningkatkan SDM

Adanya Program Studi jurusan Usaha Perdagangan Wisata saat Akademi Manajemen Belitung (AMB) menjadi Politeknik diharapkan dapat

Penulis: Suharli | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Ketua Yayasan Pendidikan Belitung Berehun Akademi Manajemen Belitung (AMB), Paryanta (dua dari kiri batik hitam)  bersama Bupati Belitung Sahani Saleh saat mengikuti presentasi dan evaluasi lapangan usulan Perubahan AMB menjadi Politeknik Belitung, Sabtu (12/6/2021) (Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Adanya Program Studi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata saat Akademi Manajemen Belitung (AMB) menjadi Politeknik diharapkan dapat mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Belitung, khususnya disektor Pariwisata, hal itu disampaikan Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) usai mengkuti presentasi dan evaluasi lapangan AMB menjadi Politeknik Belitung. Sabtu (12/6/2021).

"Upaya pemerintah Kabupaten untuk mendukung  Belitung, yakni satu diantaranya dengan menghibahkan lahan, kemudian dukungan berupa dana hibah juga. Selain dukungan materi, kami juga senantiasa mensuport, walaupun bagaimana pendidikan adalah kewajiban utama dari pemerintah," ujar Sanem kepada posbelitung.co, Sabtu (12/6/2021).

Dia mengakui, bahwasanya SDM di Belitung kaitannya Pariwisata masih sangat minim. Dia berpendapat meskipun potensi wisata di Belitung sangat luar biasa, namun belum memiliki SDM yang mumpuni, sehingga dikhawatirkam bila berlarut tidak akan memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia wisata di Belitung.

"Kuncinya di SDM, misalnya kalau kita lihat di China mereka tidak ada potensi SDA, tapi SDM mereka sudah luar biasa. Nah kalau di Belitung ini kan SDA-nya sudah luar biasa namun SDM-nya?, nah makanya pendidikan itu diprioritaskan dalam undang-udang," ujarnya.

Adanya polteknik dengan program Studi Usaha Perjalanan Wisata, menurutnyab dapat menunjang keberlangsungan 10 destinasi wisata baru, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungkelayang dan Unesco Global Geopark.

Sanem mengatakan jangan sampai SDM yang ada saat ini hanya menjadi penonton saja didaerah asalnya.

"Jadi secara regulasi Belitung sudah mendunia, tapi SDM saya akui belum siap. jadi mungkin secara paralel Pendidikan jalan wisata juga harus jalan," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mendapatkan status pendidikan saja dia berpendapat sangat susahnya, padahal ini tugas pemeritah untuk mencerdasakan bangsa, tetapi banyak peraturan dan syarat mengakibatkan sulitnya mengembangkan SDM khususnya di daerah kepulauan.

"Kami tidak mau hanya sekedar mencetak ijazah sarjana, kami ingin mencetak SDM yang siap bekerja. Saya harap untuk urusan administratif tidak berbelit-belit, karena yang terpenting itu ilmunya dapat diterapka agar SDM dapat mendapatkan pekerjaan," jelasnya. (Posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved