Breaking News:

Deretan Makanan Pencegah Kanker Ini Baik Dikonsumsi

Apa yang kita makan, bisa secara drastis memengaruhi banyak aspek kesehatan kita.

Editor: Novita
pixabay.com
Ilustrasi brokoli 

Sementara, penelitian lain menunjukkan, beberapa jenis kacang, seperti kacang Brazil dan kenari dapat dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah. 

Misalnya, kacang Brazil yang kaya akan selenium dianggap dapat membantu menghindarkan kanker paru-paru pada orang yang memiliki status selenium rendah. 

7. Minyak Zaitun

Minyak zaitun sarat dengan manfaat kesehatan, jadi tidak heran jika minyak zaitun menjadi salah satu makanan pokok dari diet Mediterania. 

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa asupan minyak zaitun yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan penurunan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker pauyudara, kanker sisten pencernaan, dan kanker kolorektal. 

Mengganti minyak lain dalam diet  dengan minyak zaitun adalah cara sederhana untuk memanfaatkan manfaat kesehatannya.

Meskipun berbagai studi menunjukkan bahwa mungkin ada hubungan antara asupan minyak zaitun dan kanker, kemungkinan ada faktor lain yang terlibat juga. 

Jadi, mungkin masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat efek langsung minyak zaitun pada kanker pada manusia. 

8. Kunyit

Kunyit adalah rempah-rempah yang terkenal karena bukan hanya bisa bikin masakan enak, tapi juga dapat meningkatkan kesehatan.

Tak hanya memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan, kunyit juga menawarkan sifat antikanker. 

Di mana, berdasarkan penelitian tabung dan penelitian pada manusia, kunyit terbukti mengandung bahan kimia curcumin yang dapat mengurangi pertumbuhan berbagai jenis kanker dan lesi (luka). 

Studi telah menemukan bahwa asupan lebih tinggi buah citrus, seperti jeruk bali, lemon, maupun jeruk biasa dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Termasuk kanker pankreas, kanker lambung, kanker saluran pencernaan, dan saluran pernapasan bagian atas. 

Tapi, perlu diingat bahwa studi ini tidak memperhitungkan faktor lain yang mungkin terlibat.

Jadi, diperlukan lebih banyak penelitian tentang bagaimana buah citrus secara khusus bisa memengaruhi perkembangan kanker. 

9. Buah citrus

Studi telah menemukan bahwa asupan lebih tinggi buah citrus, seperti jeruk bali, lemon, maupun jeruk biasa dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker pankreas, kanker lambung, kanker saluran pencernaan, dan saluran pernapasan bagian atas.

Tapi, perlu diingat bahwa studi ini tidak memperhitungkan faktor lain yang mungkin terlibat.

Jadi, diperlukan lebih banyak penelitian tentang bagaimana buah citrus secara khusus bisa memengaruhi perkembangan kanker.

10. Biji Rami

Tinggi serat serta lemak sehat jantung, biji rami bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet Anda. 

Dilansir dari WebMD, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa biji rami atau falxseed bahkan dapat membantu mengurangi pertumbuhan kanker dan membantu membunuh sel-sel kanker.

Biji rami terutama dapat mengurangi pertumbuhan kanker pada kanker payudara dan kanker prostat. 

Selain itu, karena tinggi serat, biji rami dipercaya dapat menurunkan risiko kanker kolorektal.

11. Tomat

Lycopene adalah senyawa yang ditemukan dalam tomat yang bertanggung jawab atas warna merahnya yang cerah serta sifat antikankernya.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa peningkatan asupan likopen dan tomat dapat menyebabkan penurunan risiko kanker prostat.

Meski demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk membuktikan manfaat tomat sebagai makanan pencegah kanker ini.

12. Bawang Putih 

Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang telah terbukti dapat membunuh sel kanker dalam penelitian tabung reaksi.

Studi telah menemukan bahwa makan lebih banyak bawang putih dapat menyebabkan penurunan risiko kanker perut, prostat, dan kolorektal. 

13. Ikan berlemak 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memasukkan beberapa porsi ikan dalam diet setiap minggu dapat mengurangi risiko kanker.

Sebuah penelitian besar menunjukkan bahwa asupan ikan yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kanker saluran pencernaan yang lebih rendah. 

Studi lain yang diikuti 478.040 orang dewasa menemukan bahwa makan lebih banyak ikan menurunkan risiko terkena kanker kolorektal, sementara daging merah dan olahan justru meningkatkan risikonya. 

Secara khusus, ikan berlemak seperti salmon dan ikan mackerel mengandung nutrisi penting seperti vitamin D dan asam lemak omega 3 yang telah dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah. 

Misalnya, memiliki kadar vitamin D yang cukup diyakini dapat melindungi dan mengurangi risiko kanker.

Selain itu, asam lemak omega 3 dianggap bisa menghambat perkembangan penyakit. 

Bertujuan untuk dua porsi ikan berlemak per minggu untuk mendapatkan dosis asam lemak omega 3 dan vitamin D, dan untuk memaksimalkan potensi manfaat kesehatan dari nutrisi ini. 

Namun, penelitian lebih lanjut tetap saja diperlukan untuk menentukan bagaimana konsumsi ikan berlemak dapat secara langsung mempengaruhi risiko kanker pada manusia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : 13 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved