Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Kemenag RI Batasi Kegiatan di Rumah Ibadah, Begini Penjelasan Kepala Kemenag Belitung Timur

Kementerian Agama RI mengeluarkan Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah di Indonesia.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung Timur Novarianto. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kementerian Agama RI mengeluarkan Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah di Indonesia.

Ditemui Posbelitung.co, Jumat (18/06/2021), Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung Timur Novarianto mengatakan pembatasan kegiatan di tempat ibadah akan menyesuaikan dengan daerah masing-masing.

Novarianto menyebutkan peniadaan kegiatan keagamaan hanya dilakukan di daerah berzona merah.

Untuk zona oranye, kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan, dan sejenisnya di lingkungan rumah ibadah dihentikan sementara dengan kondisi memungkinkan.

"Beltim sendiri akan menyesuaikan. Untuk itu kami juga akan koordinasi dengan Satgas setempat terkait hal ini agar jadi perhatian," kata Novarianto.

Dia mengatakan ketika memang di Belitung Timur pertumbuhan kasus positifnya mengkhawatirkan akan bersurat kepada pengurus masjid untuk dilakukan antisipasi.

Satu di antara antisipasinya ialah kegiatan peribadatan hanya boleh dilakukan oleh warga sekitar rumah ibadah supaya mencegah adanya pembawa virus dari orang yang tak dikenal.

"Karena vaksinasi di daerah kita ini belum cukup tinggi sehingga harus ada upaya antisipasi dari kita untuk hal-hal tersebut. Juga supaya tidak ada penyebaran covid-19 dari rumah ibadah yang kebanyakan adalah lansia yang rentan terpapar virus corona," jelas Novarianto.

Untuk itu pihaknya terus memantau perkembangan covid-19 di wilayah Belitung Timur. Apalagi menjelang perayaan Iduladha yang diperingati beberapa pekan ke depan.

"Kami akan mengeluarkan surat tentang tata laksana ibadah Iduladha, mulai dari salatnya hingga penyembelihan qurbannya. Kita berharap semoga kasus Covid-19 di Belitung Timur bisa kita minimalisir," harap Novarianto.

Berdasarkan data dari laman covid19.go.id, Belitung Timur dan seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk dalam zona oranye atau memiliki risiko sedang bersama dengan 338 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved