Breaking News:

WIKI BELITUNG

Pulau Kulong Cocok Jadi Tempat Rekreasi Keluarga, Bisa Mancing Juga Metik Buah Loh!

Menikmati waktu bersantai di akhir pekan ataupun hari libur bersama keluarga bisa dilakukan di Pulau Kulong.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Dosa Aryandi
Suasana di Pulau Kulong, objek wisata yang berada di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Sabtu (19/6/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menikmati waktu bersantai di akhir pekan ataupun hari libur bersama keluarga bisa dilakukan di Pulau Kulong.

Berkunjung ke objek wisata di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk ini, Sabtu (20/6/2021), setelah membayar biaya masuk Rp 10.000 per orang, mulailah eksplor ke tempat yang telah buka sekitar lima tahun ini.

Pohon-pohon besar yang berjajar membuat suasana tempat ini teduh. Terlihat pula kolam-kolam, saung, taman bermain, dan kantin.

Beberapa pengunjung bersama keluarga juga asyik bersantai, ada yang memancing, ada pula anak-anak yang bersenda gurau di taman bermain dan kolam anak.

Beragam aktivitas seru bisa dilakukan pengunjung. Mulai dari berenang, memancing, atau sekadar bersantai. Pada musim buah tertentu, pengunjung juga bisa panen buah, karena ada pohon mangga, sawo, dan jambu Jamaika yang ketika musimnya bisa menghasilkan hingga ratusan kilogram buah.

Buat yang hobi memancing, harus jajal juga nih sensasi tarikan ikan patin, nila, gurame, dan ikan mas yang ada dalam kolam pemancingan.

Alat pancing dan umpan bisa dibawa dari rumah atau kalau tak mau ribet, bisa juga menyewa langsung di lokasi.

"Ikannya besar, ada yang berukuran hingga 3-5 kilogram. Disediakan penyewaan alat pancing dan umpan, ikan hasil pancingan bisa dibawa pulang setelah ditimbang dan dibayar. Umpannya bebas, tergantung pengunjung bawa umpan dari rumah, kalau di sini sudah menyediakan pelet," kata Pemilik Pulau Kulong Marsidi.

Sangat pemilik bercerita, meski bukan wisata pantai, nama Pulau dalam kata Pulau Kulong punya cerita tersendiri.

Dulunya lokasi itu merupakan tempat tambang timah yang ditinggalkan masyarakat. Setelah itu, bekas tempat galian timah yang membentuk kolong-kolong menyerupai danau yang menampung air. Juga menyisakan timbunan pasir serupa daratan pulau.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved