Breaking News:

Berita Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Burhanudin Sebut Kepala Daerah Bukan Superman dalam Membangun Daerah

Bupati Belitung Timur Burhanudin menegaskan kepala daerah bukanlah superman yang bisa membangun daerah secara cepat.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Suasana penyerahan draft RPJMD 2021-2026 dalam Musrenbang di Auditorium Zahari MZ, Senin (21/6/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur Burhanudin menegaskan kepala daerah bukanlah superman yang bisa membangun daerah secara cepat. Tapi menurutnya yang dibutuhkan dalam membangun daerah adalah superteam yang berisi seluruh stakeholders pembangunan.

Hal itu ia katakan seusai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Belitung Timur tahun 2021-2026 di Auditorium Zahari MZ, Manggar, Senin (21/6/2021).

Burhanudin menekankan butuhnya komitmen dan rasa memiliki dari seluruh perangkat daerah terhadap Belitung Timur. Dirinya mengaku mendorong setiap aparatur yang masih punya hati untuk mengurus daerah ini secara bersama.

"Jangan lagi ada ribut karena hasil pilkada, kalau begitu terus kita tidak maju-maju. Yang kita inginkan adalah bagaimana membuat masyarakat Beltim bangkit. Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita tingkatkan," katanya.

Dalam penyusunan program pembangunan lima tahun ke depan Burhanudin dan wakilnya Khairil Anwar sudah memiliki prioritas. Di antaranya ialah perbaikan kinerja aparatur dan memperbaiki tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan tidak ingin ada lagi aparatur yang masih ngopi pukul 10 pagi ataupun aparatur yang malas-malasan.

Selain itu, Burhanudin menyatakan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi prioritasnya selama lima tahun ke depan. Dia menjelaskan di sektor infrastruktur pentingnya ada pelabuhan untuk menjadi pintu keluar masuk barang-barang yang bisa jadi sumber pemasukan daerah.

"Pelabuhan Dendang itu akan kita perjuangkan terus. Kemudian Pelabuhan Manggar dan Gantung itu kan pelabuhan perikanan nasional, kenyataannya sekarang dangkal. Itu yang bakal kita prioritaskan," tegas Aan sapaan akrabnya.

Disinggung mengenai sektor pertambangan apakah menjadi prioritas daerah, dia mengatakan negara membutuhkan devisa untuk pendapatan negara. Dia kembali menegaskan bahwa daerah tidak memiliki kewenangan mengurusi sektor pertambangan karena seluruhnya berada di pusat.

"Tapi bagaimana hulu dan hilirnya daerah ini yang kita perhatikan. Kebanyakan orang kalau sudah dalam zona nyaman akan lupa, tapi kalau sudah tidak nyaman bakal ribut. Mari kita perbaiki, bukan mengkritik tanpa solusi. Daerah ini kan daerah kita sama-sama," kata Aan.

Dia berpesan kepada seluruh jajarannya kepala OPD agar merencanakan setiap program secara terintegrasi sehingga mencapai hasil yang optimal.

"Jangan ada lagi ego sektoral dalam pembangunan kita demi masyarakat," pesan Aan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur Bayu Priyambodo mengatakan setelah dilaksanakan musrenbang ini, pihaknya bakal menyempurnakan dokumen rancangan tersebut atas saran dan masukan dari yang hadir di musrenbang.

"Kemudian disusun menjadi rancangan akhir RPJMD 2021-2026. Lalu akan disampaikan ke bupati dan bupati akan sampaikan sebagai lampiran raperda RPJMD pada DPRD sehingga DPRD punya banyak waktu sebelum dijadikan perda," tutut Bayu. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved