Breaking News:

Dampak Pandemi Corona, Bisnis Properti Sepi Pembeli, Sebagian Rumah Dijual Dipenuhi Semak Belukar

Menurut dia sudah banyak orang yang menawar rumah milik tersebut. Namun hingga saat ini belum ada yang sesuai dengan harga yang ditawarkannya.

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pandemi covid-19 di Belitung, sudah masuk tahun kedua.

Dampak kondisi tersebut ke berbagai sektor.

Tidak terkecuali bisnis properti di Belitung menjadi satu diantara usaha yang terdampak akibat pandemi covid-19 tersebut.

Berbagai aset seperti lahan kosong, kini sangat sepi dari pembeli, sehingga sebagian aset yang dijual, sekarang ini banyak dipenuhi semak belukar.

Teti, pemilik rumah yang akan dijual di Desa Buluh Tumbang, Tanjungpandan, Belitung satu diantara pemilik aset berupa rumah dan tanah, hendak dijual.

Menurut dia sudah banyak orang yang menawar rumah milik tersebut. Namun hingga saat ini belum ada yang sesuai dengan harga yang ditawarkannya.

"Kami sebenarnya jualnya santai, kami juga domisilinya sekarang di Jakarta. Kalau selama ini karena harganya kurang cocok saja jadi belum kami lepas," ungkap Teti saat dihubungi posbelitung.co, Selasa (22/6/2021).

Ia mengatakan sudah menawarkan rumah tersebut sejak tahun 2019 lalu. Meskipun di masa pandemi dari segi harga jual rumah tersebut, tetap bertahan di harga yang ditawarkannya, dan tidak ada rencana menurunkan harga jual rumah tersebut.

"Kami tidak buru-buru, sambil menunggu pembeli dengan harga yang cocok," bebernya. (Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved