Breaking News:

Berita Kriminalitas

Terdakwa Penyalahguna Narkoba Divonis Dua Tahun Empat Bulan, Lebih Ringan Dibanding Tuntutan JPU

Majelis hakim PN Tanjungpandan menjatuhkan vonis dua tahun empat bulan terhadap Yaput Rianto (36) terdakwa penyalagunaan narkotika jenis sabu.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Majelis hakim PN Tanjungpandan menjatuhkan vonis dua tahun empat bulan terhadap Yaput Rianto (36) terdakwa penyalagunaan narkotika jenis sabu pada Rabu (23/6/2021).

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Himelda Sidabalok didampingi hakim anggota Elisabeth Juliana dan Endi Nursatria itu lebih ringan dibanding tuntutan JPU lima tahun enam bulan penjara.

Majelis menilai perbuatan terdakwa sudah memenuhi unsur sebagaimana dakwaan alternatif kedua yakni Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sedangkan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram dirampas untuk dimusnahkan.

"Mengembalikan barang bukti sepeda motor kepada yang berhak. Membebankan biaya perkara terhadap terdakwa sebesar 5 ribu rupiah," ucap Hakim Ketua Himelda Sidabalok dalam persidangan.

Menanggapi vonis majelis hakim tersebut, JPU Kejari Belitung menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim sedangkan terdakwa langsung menerima.

Terdakwa Yaput Rianto (36) diamankan Tim Cobra Satres Narkoba Polres Belitung pada, Rabu (20/1/2021) lalu.

Ia ditangkap polisi saat membawa narkoba jenis sabu sekitar 0,78 gram tersimpan di kotak rokok ketika melintas di Jalan Padang Tekukur, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Selanjutnya ia ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved