Breaking News:

Israel Ngaku Aman dari Covid-19, Tinggalkan Prokes Gelar Pesta, Kalang Kabut saat Kasus Infeksi Naik

Jumlah kasus terinfeksi covid-19 di Israel naik dua kali lipat. Pejabat kesehatan Israel salahkan pendatang dari luar tak patuhi aturan karantina

Editor: Hendra
Shutterstock
Ilustrasi Covid-19. 

POSBELITUNG.CO, - Israel sempat mengklaim bahwa mereka sudah aman dari penyebaran virus corona atau covid-19.

Mereka kemudian hidup normal dan mulai meninggalkan protokol kesehatan covid-19.

Bahkan setelah terpilihnya perdana menteri yang baru, warga Israel pun menggelar pesta.

Kegiatan konser dan aktifitas sosial lainnya sudah dilakukan seperti biasanya.

Israel disebut-sebut sebagaui contoh satu-satunya negara di dunia yang mencapai kekebalan kawanan pertama.

Namun, kini negara tersebut justru alami masalah hebat terkait peningkatan Covid-19.

Menurut Times of Israel, pada Rabu (23/6/21), Israel mencatatkan jumlah peningkatan infeksi baru Covid-19, pada 21 Juni.

Mencatatkan infeksi baru dengan 125 infeksi, jumlahnya dua kali lipat dari jumlah infeksi sehari yang sebelumnya hanya 49 kasus.

Ini merupakan jumlah peningkatan tertinggi di Israel sejak 20 April tahun ini.

Meski terjadi lonjakan Covid-19, pejabat kesehatan Israel membeberkan alasan mengapa negara itu bisa mengalami lonjakan.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved