Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Menolak Minta Pengampuan ke Presiden, Lebih Baik Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim PN Jakarta Timur menawarkan tiga pilihan kepada terdakwa Rizieq Shihab, yakni upaya banding, pikir-pikir atau grasi

Editor: Hendra
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) saat menjalani sidang mendengar putusan dari Majelis Hakim di PN Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah memvonis terdakwa Eks Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab selama 4 tahun penjara.

Ia terbukti bersalah telah menyebarkan berita bohong terkait kasus tes usap RS Ummi Bogor.

Majelis hakim pun kemudian memberikan tiga pilihan kepada Rizieq Shihab atas vonis yang telah dijatuhkan tersebut.

Tiga pilihan yang ditawarkan ke Rizieq Shihab yakni upaya banding, pikir-pikir, dan mengajukan grasi.

Tentu saja Rizieq Shihab menolak mentah-mentah untuk mengajukan grasi atau pengampunan dari Presiden Joko Widodo.

Baca Berita Lainnya: Bentrokan Tak Terelakkan, Polisi Terluka Ditendang dan Dipukuli Simpatisan Rizieq Shihab

Namun Rizieq Shihab pun lebih baik memilih banding.

Keputusan mengajukan banding atas vonis bersalah dengan hukuman empat tahun penjara dari Majelis Hakim bahkan diambil Rizieq tanpa berkonsultasi lebih dulu dengan tim kuasa hukumnya.

Tidak hanya Rizieq, Muhammad Hanif Alatas, dan dr. Andi Tatat yang juga jadi terdakwa dan divonis bersalah menolak pilihan mengajukan grasi diberikan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Reaksi Kuasa Hukum Rizieq

Menanggapi pilihan tidak mengajukan grasi, anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar mengatakan belum bisa memastikan alasan ketiga kliennya menolak pilihan mengajukan grasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved