Breaking News:

Berita Kriminalitas

Curi Tiga Unit Handphone Residivis Ini Kembali Dibekuk Polres Belitung, Terancam Tujuh Tahun Penjara

eorang pemuda ditangkap pihak Polres Belitung  karena mencuri tiga unit handphone di sebuah kantor koperasi yang berada di Desa Aik Rayak.

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Suharli
MT (27) (baju hitam) saat dibawa oleh anggota Polres Belitung untuk dimintai keterangan, Jumat (25/6/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seorang pemuda ditangkap pihak Polres Belitung  karena mencuri tiga unit handphone di sebuah kantor koperasi yang berada di Desa Aik Rayak, Tanjungpandan, Belitung pada Senin (14/6) lalu.

Kabagops Polres Belitung, Kompol Poltak ST Purba menyampaikan pria bernama MT (27) diamankan dikediamannya, jalan Marta Pura, Desa Aik Kelubi, pada Kamis (24/06/2021).

Menurutnya, penangkapan tersangka hasil dari pengembangan Tim Opsnal Polres Belitung setelah ada saksi yang melihat bahwa Hp tersebut digadaikan di  warkop, dengan nilai Rp 1.010.000, selain itu Hp lainnya dijual melalui forum jual beli di Facebook senilai Rp 500.000, sedang Hp satunya masih dicari keberadaannya.

"Kronologis kejadian pelaku pada Senin (14/06/2021) lalu datang ke TKP, dengan memanjat pagar, dan ternyata rumah tersebut tidak dikunci. Saat itu korban Egitio Sastra sedang tidur dan diambil lah tiga unit hp milik korban kemudian dibawa oleh pelaku. Ketika korban bangun dia melihat Hp-nya sudah tidak ada ditempat," ungkap Poltak  kepada Posbelitung.co, Jumat (25/6/2021).

MT (27) (baju hitam) saat dibawa oleh anggota Polres Belitung untuk dimintai keterangan, Jumat (25/6/2021)
MT (27) (baju hitam) saat dibawa oleh anggota Polres Belitung untuk dimintai keterangan, Jumat (25/6/2021) (Posbelitung.co/Suharli)

Ia menyebutkan tersangka tidak ada hubungan dengan korban, namun tersangka pernah berkunjung di lokasi tersebut, sehingga tersangka sudah tahu situasi di rumah koperasi tersebut.

"Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 6 juta. Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun," ucapnya.

Sementara itu, Martin saat ditanya mengaku tidak memiliki pekerjaan, dan uang, sehingga nekat mencuri HP tersebut.

"Uangnya buat bayar minum," kata Martin.

Martin diketahui merupakan residivis kasus pencurian pada tahun 2019 lalu.

(Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved