Breaking News:

Berita Belitung

Kasus DBD di Belitung Ada Namun Tak Banyak, Dinkes Sebut Terjadi Siklus Empat Tahun Sekali

Kasus demam berdarah dengue (DBD) tetap terjadi meski jumlahnya tidak banyak.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Kompas.com
Di tengah pandemi covid-19, jumlah korban DBD juga ikut bertambah. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kasus demam berdarah dengue (DBD) tetap terjadi meski jumlahnya tidak banyak.

Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Joko Sarjono, hal tersebut karena ada siklus empat tahun sekali.

"Dalam perkiraan (peningkatan kasus DBD) akan kembali terjadi pada 2023," katanya, Jumat (25/6/2021).

Sebagai informasi, lonjakan kasus DBD sempat terjadi signifikan pada 2019 dengan total kasus tahunan hingga 340 kasus. Lalu grafik kasusnya cenderung menurun pada 2020.

Tidak banyaknya kasus DBD juga berkurangnya mobilisasi penduduk akibat Covid-19. Sedangkan DBD memang selalu identik dengan tingginya pergerakan penduduk.

Meski tidak menyebut jumlah pasti kasus terbaru, menurutnya memang masih ada dan bisa dikontrol. Karena penyakit tidak bisa dieradikasi atau dihilangkan, namun bisa dieliminasi atau dikontrol jumlah kasusnya.

DBD juga rawan terjadi begitu curah hujan tinggi. Begitu ada wadah yang menampung air hujan bisa menjadi tempat nyamuk penyebar virus dengue berkembang biak.

"Yang paling memungkinkan memang PSN (pemberantasan sarang nyamuk)," ucapnya.

PSN masih menjadi langkah paling efektif dalam mencegah terjadinya DBD yakni dengan menerapkan 3M yaitu menguras atau membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang bahan bekas yang memiliki potensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Plusnya bisa juga menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air dan menggunakan anti nyamuk.

Selain itu, kata Joko, buat mengantisipasi lonjakan kasus DBD pada 2023, pihaknya merencanakan 2022 akan melengkapi mesin fogging dan kendaraan roda tiga buat melakukan fogging. Terutama di daerah wisata yang mobilitasnya tinggi.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved