Breaking News:

Eksklusif Transaksi Aset Lesu

Penjualan Rumah Subsidi di Bangka Belitung Merosot dari Tahun ke Tahun, Ketua Apersi Beber Angkanya

Kondisi penurunan ini, dampak dari uang atau dana yang dimiliki oleh warga digunakan untuk bertahan hidup.

Editor: Jaryanto
www.intanpelangibelitung.com
Rumah subsidi di kompleks Perumahan Pelangi Residence, Pilang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. 

Penjualan Rumah Subsidi di Bangka Belitung Merosot dari Tahun ke Tahun, Ketua Apersi Beber Angkanya

POSBELITUNG.CO - Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Indonesia (Apersi) Bangka Belitung (Babel0 Gunawan Tjen mengatakan, bisnis properti di Babel sekarang ini masih terpuruk.

Ini dipengaruhi kondisi ekonomi warga yang merosot drastis di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Sempat Terseok di Awal Pandemi, Penyaluran KPR Mulai Menggeliat

Ten penjualan perumahan cenderung turun dari tahun ke tahun.

Apersi Babel mencatat, pada 2018 lalu, terdata ada 3.200 unit rumah subsidi terjual.

Setahun berikutnya atau pada 2019 hanya laku 1.800 unit. Angkanya berkurang lagi pada 2020 atau saat pandemi mulai mewabah, yakni terjual 1.300 unit.

"Bahkan pada tahun ini (2021), turun drastis yang hanya terjual 300 unit pada kuartal pertama. Sementara data kuartal kedua belum direkap karena masih berjalan," kata Gunawan kepada posbelitung.co, baru-baru ini.

Baca juga: Peminat Lelang Agunan di Perbankan Turun, Begini Analisis Pihak Bank

Kondisi penurunan ini, dampak dari uang atau dana yang dimiliki oleh warga digunakan untuk bertahan hidup.

Sedangkan untuk kondisi perumahan non subdisi, mengalami keterpurukan lebih parah lagi.

Developer selama ini mempertahankan bisnis agar tetap bertahan dengan cara menggunakan modal sendiri.

Baca juga: Utang Indonesia Tembus Rp6.074 Triliun, Benarkah Pemerintah Indonesia Bakal Kesulitan Membayar?

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved