Breaking News:

WIKI BELITUNG

Merasa Ngantuk, Lemas, hingga Demam Setelah Vaksinasi Covid-19? Ini Tips Mengatasinya

Program percepatan vaksinasi terus dilakukan di seluruh Indonesia.Untuk menciptakan kekebalan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono, Wakapolres Beltim Kompol Agus Handoko, dan Kabid P2P Dinkes Beltim Supeni saat memberikan keterangan pers vaksinasi sejuta orang di Polres Beltim, Sabtu (26/6/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Program percepatan vaksinasi terus dilakukan di seluruh Indonesia.

Hal ini guna menciptakan kekebalan masyarakat atau herd immunity dari covid-19.

Vaksin yang digunakan di Indonesia sendiri beragam, seperti Sinovac dan Astra Zeneca.

Setiap orang yang akan divaksinasi pasti menjalani skrining kesehatan. Di sini kamu bakal dicek tekanan darah, riwayat penyakit, hingga riwayat perjalanan.

Setelah semuanya memenuhi persyaratan barulah kamu bisa divaksinasi.

Nah, masalahnya ada berbagai efek yang bakal didapat setelah divaksinasi ini.

Hal yang perlu kamu tahu vaksin itu sendiri merupakan virus corona yang sudah tidak aktif.

Virus yang tidak aktif itu dimasukkan ke tubuhmu untuk membentuk kekebalan dalam tubuh sehingga saat virus aktif corona menyerang ke dalam tubuh, sistem imun tubuh sudah bisa melawannya. Karena itu, setiap orang efeknya pasti berbeda-beda.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-PPKB Belitung Timur Supeni mengatakan efek dari vaksinasi beragam di setiap orang, mulai dari mengantuk, lemas, pusing, hingga demam.

Menurutnya, efek-efek tersebut wajar dan tidak perlu khawatir.

"Jika efeknya demam itu biasanya hanya pada malam pertama karena tubuh sedang bereaksi membentuk imun tubuh. Jika tidak tertahankan segera minum obat pereda nyeri seperti paracetamol dan langsung istirahat," kata Supeni kepada Posbelitung.co, Sabtu (26/6/2021) di sela acara vaksinasi sejuta orang di Polres Belitung Timur.

Supeni mengatakan vaksinasi merupakan satu upaya pemerintah menekan laju angka positif covid-19.

Namun demikian, vaksin bukan obat kebal virus corona sehingga masyarakat yang sudah divaksinasi tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Risiko terpapar tetap ada jika tidak menerapkan protokol kesehatan. Mari kita lindungi diri sendiri, orang lain, dan keluarga tercinta kita dari virus corona dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Supeni. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Caption : Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono, Wakapolres Beltim Kompol Agus Handoko, dan Kabid P2P Dinkes Beltim Supeni saat memberikan keterangan pers vaksinasi sejuta orang di Polres Beltim, Sabtu (26/6/2021). (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved