Breaking News:

Virus Corona

Indonesia Tak Akan Lockdown, Tapi Hanya PPKM Darurat Saja, Berlaku untuk Jawa dan Bali

Tim masih melakukan finalisasi kajian PPKM darurat, jika diberlakukan PPKM hanya untuk wilayah Jawa dan Bali saja. Tapi saat ini belum diputuskan

Editor: Hendra
tangkap layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -  Kabar pemerintah Indonesia akan melakukan lockdown sempat menjadi perbincangan dan headline media di Singapura.

Kasus penularan virus corona atau covid-19 setiap hari di Indonesia masih sangat tinggi.

Sejumlah ahli juga menyarankan agar pemerintah Indonesia untuk memberlakukan kebijakan lockdown untuk mencegah penularan covid-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pilihan lockdown bukanlah pilihan yang tepat.

Alasannya dengan lockdown akan berimbas besar pada roda perekonomian rakyat di Indonesia.

Jokowi juga mengatakan hari ini, Rabu (30/6/2021) sedang melakukanfinalisasi kajian Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Baca juga: Indonesia Lockdown Jadi Headline Media Singapura, Presiden Jokowi: Lebih Baik Kendalikan Penularan

Finalisasi kajian tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. 

Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam pembukaan Munas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, (30/6/2021).

"Hari ini ada finalisasi kajian, untuk kita melihat, karena lonjakan yang sangat tinggi dan kita harapkan selesai, karena diketuai oleh pak Airlangga, pak Menko Ekonomi, untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, belum diputuskan apakah PPKM Darurat tersebut nantinya diberlakukan selama sepekan atau dua pekan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved