Breaking News:

Advertorial

Kantah Belitung Serahkan Tiga Sertifikat ke PLN, Tonggak Baru Peningkatan Pelayanan ke Masyarakat

Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung amankan aset PLN dengan menyerahkan tiga buah sertifikat  tanah tapak tower SUTT 70 kV jalur Suge-Tanjungpandan.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Khamelia
Pandhu
Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung amankan aset PLN dengan menyerahkan tiga buah sertifikat  tanah tapak tower SUTT 70 kV jalur Suge-Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO --  Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung amankan aset PLN dengan menyerahkan tiga buah sertifikat  tanah tapak tower SUTT 70 kV jalur Suge-Tanjungpandan.

Penyerahan dilakukan oleh kepala Kantah Kabupaten Belitung, Agustinus W. Sahetapy kepada manajer PLN UP3 Belitung, Luky Artanti dalam acara peresmian kantor pertanahan Kabupaten Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyerahkan Penghargaan kepada BPN Belitung atas dukungan dan kerja samanya dalam kegiatan strategis ketenagalistrikan nasional dalam proses sertifikasi aset-aset PLN.

Sepanjang tahun 2020 hingga Juni 2021, PLN telah menerima 687 sertifikat aset tanah yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Manajer PLN UP3 Belitung, Luky Artanti mengungkapkan apresiasinya kepada Kantah Kab. Belitung.

“Kami bersyukur telah mendapatkan dukungan dari Kantah Kab. Belitung untuk mengamankan aset-aset yang dimiliki PLN, demi kelangsungan penyediaan tenaga listrik,” ungkap Luky.

Lebih dari itu, Kakanwil BPN Provinsi Bangka Beliting Iskandarsyah mengungkapkan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Melalui peresmian Kantor baru BPN Belitung dan penyerahan sertifikat ini kami berharap hal ini menjadi tonggak baru dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari itu, Bupati Belitung Sahani Saleh menyampaikan harapannya agar BPN dapat terus membantu masyarakat mengurus sertifikat.

“Pemda Belitung juga mempunyai program dalam hal digitalisasi peta tanah di masing-masing desa, dimana diharapkan kepala desa di dalam wilayahnya masing-masing dapat memetakan dan menginventarisir tanah dengan ukuran yang benar di lapangan untuk menghindarkan persoalan tanah di masa depan," ungkap Sahani Saleh.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved