Breaking News:

Berita Belitung

183 Tahun Kota Tanjungpandan, Sektor Pariwisata Tetap Menjadi Lokomotif Utama Majunya Perekonomian

Pariwisata ini adalah gerbong yang harus terus didorong, ya karena ekonomi masyarakat tumbuh di situ

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Khamelia
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pemred Bangka Pos Group Ibnu Taufik Juwariyanto (kiri foto), Bupati Belitung H Sahani Saleh (tengah), Ketua DPRD Belitung Ansori (kanan), Kamis (1/7) ketika melakukan dialog ruang kita Pos Belitung pada area stand Belitung Expo. 

POSBELITUNG.CO -- Kota Tanjungpandan dan Belitung sekarang sudah berusia 183 tahun. Pembangunan di Negeri Laskar Pelangi sudah semakin berkembang didukung sektor pariwisata sebagai lokomotif untuk majunya bidang ekonomi.

Sektor pariwisata memberikan multiplayer effect untuk peningkatan perekonomian warga Belitung secara keseluruhan. Seperti tumbuhnya para pelaku usaha baru (UMKM) dan lainnya.

"Sampai sekarang tetap sektor pariwisata sebagai lokomotif utama, karena sektor ini multiplayer effect. Pariwisata ini adalah gerbong yang harus terus didorong, ya karena ekonomi masyarakat tumbuh di situ, mereka membayar pajak, pajak nya untuk pembangunan daerah," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) didampingi Ketua DPRD Belitung Ansori pada Dialog Ruang Kita Pos Belitung, Kamis (1/7).

Bupati Sanem menuturkan, sektor pariwisata disupport penuh oleh berbagai kalangan seperti perbankan, kalangan swasta dan masyarakat.  

"Seperti bank - bank itu mengucurkan KUR nya sangat banyak sekali di Belitung. Itulah yang bisa membantu mengembangkan KUKM di sini. Apalagi pemasaran KUKM ini sekarang, bukan hanya di dalam negeri saja, tapi sudah ke luar negeri," ujarnya.

Selain itu, arah pengembangan Kabupaten Belitung ke depan, akan mendorong sektor perikanan, lantaran Belitung memiliki potensi perikanan sangat banyak. Dari data Pemerintah Kabupaten Belitung, ada sekitar 1,1 juta produksi ikan di Belitung setiap tahun.

"Itu angka yang sangat luar biasa. Sektor perikanan ini tidak ada pengaruh dengan pandemi, selama pandemi ekspor tetap berjalan ke Singapura, Hongkong dan negara lain," ucapnya.

Namun, lanjut dia, pengembangan tersebut tidak cukup hanya sampai pada usia Kota Tanjungpandan ke 183 saja. Tetapi harus lebih dikembangkan kembali dengan cara bersinergi melakukan pembangunan.

Lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif harus berjalan seiringan alias bersinergi dalam pengembangan berbagai sektor yang ada.

DPRD Kabupaten Belitung memiliki peran sangat penting dalam pengembangan Kota Tanjungpandan kedepan, agar lebih baik lagi. Lembaga ini sudah memiliki rencana untuk mengakselerasi pembangunan di Belitung.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved