Jangan Sampai Tertipu saat Beli Masker, Begini Tips untuk Mengecek Masker Medis Palsu

Masker jadi alat pelindung diri paling penting untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Editor: Novita
TRIBUNNEWS/HERUDIN
TRIBUNNEWS/HERUDIN Warga berfoto memakai masker di jembatan peneyeberangan orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Sabtu (3/10/2020). Untuk terus menumbuhkan kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengampanyekan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, agar angka positif Covid-19 di Indonesia menurun. 

POSBELITUNG.CO - Dalam penerapan pro tokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, memakai masker menjadi hal yang sangat penting.

Masker jadi alat pelindung diri paling penting untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Oleh sebab itulah, kini masker menjadi benda yang wajib ada dan selalu dipakai.

Kita dianjurkan untuk memakai masker medis atau memakai masker bedah yang dirangkap dengan masker kain.

Hal ini dianggap bisa efektif untuk mengurangi penularan.

Untuk  masker medis, CDC merekomendasikan penggunaan masker bedah, masker N95, masker KN95 dan juga masker KF94.

Sedangkan untuk masker non medis, direkomendasikan penggunaan masker kain dengan 3 lapis pelindung.

Banyaknya kebutuhan akan masker tentu membuat barang ini laku di pasaran.

Akhirnya, ada oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi dengan menjual masker medis palsu di online shop dengan harga murah

Tentunya kamu tidak ingin tertipu bukan?

Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu pakai agar tidak membeli masker medis palsu melansir Kompas.com.

1. Tempat Beli

Pastikan untuk membeli masker di toko terpercaya baik itu offline maupun online.

Jika ingin membeli offline, kamu bisa membelinya di apotek, toko alat kesehatan, atau bisa juga ke supermarket.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved