Apa Itu GERD? Beda Gerd dan Maag Sama-sama Gangguan Lambung, Kenali Gejala dan Obatnya

Ketika merasakan gejala mual, muntah, dan nyeri pada lambung, orang menganggapnya sebagai maag atau gastritis.

Penulis: tidakada007 | Editor: Kamri
BATASHMEDICAL
Ilustrasi 

Secara anatomi, maag berhubungan dengan iritasi yang terjadi pada dinding lambung sedangkan Gerd dipicu oleh terganggunya fungsi suatu otot di kerongkongan yang dinamakan sfingter esofagus.

Sfingter adalah otot katup yang berfungsi menutup jalur atau bukaan pada tubuh.

Sfingter esofagus memungkinkan makanan masuk ke lambung dan membantu menjaga agar makanan tidak kembali ke kerongkongan.

Ketika sfingter mengalami iritasi, katup sfingter pun bisa rusak atau melemah.

Jika sudah begitu, cairan pencernaan dan isi perut yang harusnya tertahan naik kembali ke kerongkongan dan Gerd pun terjadi.

2. Penyebab

Penyebab maag bisa bermacam-macam.

Misalnya, memiliki lapisan lambung yang tipis atau rusak dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena gastritis atau maag.

Ketika lapisan lambung terlalu lemah, enzim pencernaan bisa saja merusaknya.

Kondisi inilah yang akan menyebabkan gastritis.

Penyebab lain gastritis adalah infeksi bakteri gastrointestinal, seperti bakteri Helicobacter pylori.

Infeksi ini biasanya ditularkan dari orang ke orang, namun penularan dapat pula terjadi melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi.

Pada Gerd, kondisi ini disebabkan saat seseorang memiliki hiatus hernia, yaitu adanya bagian lambung yang menonjol masuk ke esofagus.

Atau jika seseorang memiliki sfingter esofagus yang pendek (panjangnya kurang dari 3 cm) kerap menjadi penyebab Gerd.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved