Ini Batuk Biasa atau Batuk karena Covid-19? Simak Cara Membedakannya

SARS-CoV-2, yang merupakan virus penyebab Covid-19, adalah penyakit pernapasan yang umumnya menyebabkan batuk kering.

Penulis: tidakada007 | Editor: Kamri
Rd.com
Ilustrasi wanita yang sedang batuk 

Ini Batuk Biasa atau Batuk karena Covid-19? Simak Cara Membedakannya

POSBELITUNG.CO - Apa beda batuk sebagai gejala Covid-19 dengan batu biasa?

Saat pandemi corona menyerang seperti saat ini, kita tentu merasa panik saat batuk datang.

Ini hanya sakit biasa atau awal dari datangnya covid?

SARS-CoV-2, yang merupakan virus penyebab Covid-19, adalah penyakit pernapasan yang umumnya menyebabkan batuk kering.

Batuk kering adalah batuk yang tidak menghasilkan lendir atau dahak dari saluran udara.

Seseorang dengan batuk kering mungkin mengalami tenggorokan kering, gatal, sakit, atau kasar.

Mungkin juga ada sensasi gelitik di tenggorokan atau bagian tenggorokan yang terasa kering, bahkan saat menelan.

Batuk kering dan Covid-19

Melansir dari Medical News Today, batuk kering adalah gejala awal yang umum dari Covid-19.

Menurut studi berjudul “Confronting Covid-19-associated cough and the post-COVID syndrome: role of viral neurotropism, neuroinflammation, and neuroimmune responses”, 60–70 persen orang mengalami batuk kering sebagai gejala awal Covid-19.

Namun, beberapa kondisi lain dapat menyebabkan batuk kering, seperti kondisi berikut.:

  • asma
  • fibrosis paru idiopatik
  • penyakit refluks gastroesofagus
  • infeksi saluran pernapasan atas
  • kanker paru-paru

Batuk kering yang disertai gejala lain dapat mengindikasikan Covid-19 sebagai penyebabnya, berikut ini beberapa gejalanya.

  • sakit kepala
  • nyeri otot atau sendi
  • sakit tenggorokan
  • hidung meler atau tersumbat
  • diare
  • mual atau muntah
  • sesak napas atau kesulitan bernapas
  • hilangnya rasa dan bau
  • kehilangan nafsu makan
  • kelelahan yang tidak dapat dijelaskan atau tidak biasa
  • suhu tinggi

Sebuah studi tahun 2020 dari Wuhan, China berjudul “Clinical course and risk factors for mortality of adult inpatients with COVID-19 in Wuhan, China: a retrospective cohort study”, menemukan bahwa mayoritas penderita Covid-19 tampaknya mengalami batuk kering 1 hari setelah terinfeksi dan batuk berlangsung selama kurang lebih 19 hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved