Berita Belitung

Petugas Imbau Pemilik Usaha di Belitung Taat Aturan PPKM, Masih Melanggar Akan Ditindak

Pemerintah Kabupaten Belitung bersama Forkompimda Kabupaten Belitung menerapkan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan MasYARAKAT (PPKM).

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Eltjandring
Pos Belitung/Disa Aryandi
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung dan Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Belitung melakukan pengecekan di sejumlah tempat usaha dan tempat nongkrong di Kota Tanjungpandan, Kamis (8/9/2021) malam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung dan Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Belitung melakukan pengecekan di sejumlah tempat usaha dan tempat nongkrong di Kota Tanjungpandan, Kamis (8/9/2021) malam.

Pengecekan dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Belitung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Belitung menerapkan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selama pengecekan tersebut, petugas mengimbau pemilik tempat usaha, seperti warung kopi atau tempat yang berpotensi menjadi area berkumpul masyarakat.

Imbauan itu berupa mengingatkan pemilik usaha agar selama PPKM diberlakukan, tempat usaha tersebut harus tutup pada pukul 20.00 WIB.

Petugas memberikan atau menyampaikan kepada pelaku usaha surat edaran Bupati Belitung H Sahani Saleh nomor 443.1/ 96 /IV2021 tentang PPKM Mikro di Kabupaten Belitung. PPKM Mikro mulai diberlakukan hingga tanggal 15 Juli mendatang.

"Kami melakukan pengecekan, sekaligus menyampaikan kepada masyarakat bahwa PPKM Mikro sudah diberlakukan sesuai SE pak Bupati Belitung," kata Sekretaris Satpol PP Belitung Abdul Hadi kepada posbelitung.co, Kamis (8/7/2021).

Petugas melakukan pengecekan di Gedung Nasional, KV Senang, sejumlah warung kopi, Pasar Tradisional serta beberapa tempat lain di Tanjungpandan, Belitung.

"Alhamdulilah halaman gedung nasional malam tadi steril dari pedagang pada pukul 20.00 WIB mereka sudah menutup kegiatan usahanya," ucapnya.

Namun, kata dia, tidak dipungkiri masih ada beberapa pelaku usaha ditemukan oleh petugas belum menutup tempat usahanya hingga pukul 21.00 WIB. Tetapi pemilik usaha tersebut sudah diminta untuk tutup dan diberikan imbauan.

"Termasuk surat edaran Bupati Belitung sudah kami berikan kepada pelaku usaha itu, dan kami berikan imbauan," ujarnya.

Menurut dia, pengecekan bersifat imbauan dan pembinaan itu, hanya dilakukan pada satu malam saja.

Untuk selanjutnya petugas akan melakukan pengecekan kembali. Apabila ada pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan.

"Sesuai arahan Sekda imbauan hanya cukup satu hari, selanjutnya jika ada yang melanggar penindakan mungkin yang akan kami lakukan. Penindakan nya misalkan menertibkan dagangan atau usaha mereka dan menyita perabotannya," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved