Breaking News:

Info Kesehatan

Bukan Buah Jeruk, Ini Deretan Buah yang Mengandung Vitamin C Tertinggi untuk Mengobati Covid-19

Suplemen Vitamin C saat ini paling dicari untuk meningkatkan imun mencegah Covid-19, Berikut ini deretan buah dan sayur mengandung vitamin C tertinggi

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
scoopwhoop.com Ilustrasi buah pepaya
Kandungan vitamin C pada buah pepaya lebih tinggi dibandingkan pada buah jeruk 

POSBELITUNG.CO, -- Pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia dan kini angka penularannya meningkat drastis.

Sejumlah rumah sakit sampai kewalahan merawat pasien covid-19, bahkan banyak juga rumah sakit yang sudah penuh.

Tingginya penularan covid-19, pemerintah meminta masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu upaya pemerintah untuk menekan penularan covid-19 yakni dengan melakukan PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali, kemudian PPKM Mikro di beberapa daerah lainnya.

Gejala tertular covid-19 pun kini bermacam-macam. Bahkan gejala sakit ringan pun harus diwaspadai tertular covid-19.

Selain mematuhi protokol kesehatan, masyarakat juga harus meningkatkan imunitas dengan cara berolah raga dan suplai vitamin yang cukup.

Nah vitamin yang paling banyak dicari untuk meningkatkan imunitas mencegah dari covid-19 adalah vitamin C dan Vitamin D.

Dengan mengkonsumsi vitamin C dan D yang cukup, tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Mengurangi Dampak Buruk

Dokter Spesialis Gizi RS Moewardi, dr. Amelya Augusthina Ayusari, menyebut tambahan suplemen vitamin C dan D memang dibutuhkan bagi pasien Covid-19.

Ia mengatakan, suplemen vitamin hanya bisa dikonsumsI, jika ada indikasi dan saran dari dokter.

"Memang pada pasien yang sudah terkonfirm covid-19 butuh tambahan vitamin C dan D.

"Vitamin ini membantu mengurangi dampak buruk peradangan/badai sitokin pada pasien," jelas Amelya saat dihubungi Tribunnews, Selasa (6/7/2021).

Dikatakannya, vitamin D bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.

"Vitamin D membantu sistem imun dengan mengoptimalkan kerja sel- sel imun, seperti monosit, limposit, dan lainnya," ucapnya.

Namun, Amelya mengingatkan, seseorang hanya bisa mengonsumsi tambahan vitamin dari suplemen, jika ada indikasi.

Apabila tidak ada indikasi, masyarakat bisa mendapat kedua kandungan vitamin itu dari sejumlah makanan.

"Kalau tidak ada indikasi cukup dari makanan sumber vitamin C dan vitamin D," katanya.

Dalam konsumsi makanan setiap harinya, seseorang perlu memperhatikan kecukupan kalori, makronutrien (karbohidrat, lemak dan protein), vitamin dan mineral.

Dalam sehari, kata Amelya, seseorang perlu makan 3 kali dan dan 2-3 kali kudapan.

Bahkan, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi gula, garam dan lemak.

Ia pun membeberkan kandungan vitamin dan mineral yang perlu dikonsumsi setiap harinya.

"Vitamin A, D, E, C, B16, B12, asam folat, seng, zat besi, tembaga, magnesium, selenium dan lainnya," kata Amelya.

Selain vitamin C dan D,  mineral seng juga terbukti bermanfaat melawan virus Covid-19.

Untuk mengonsumsinya, seseorang harus memperhatikan Angka Kecukupan Gizi (AKG).

"Berdasarkan AKG, kebutuhan vitamin C seseorang adalah sebesar 75-90mg/hari."

"Vitamin D sebesar 15-20mcg per hari dan seng 8-11mg per hari," paparnya.

Lanjutnya, vitamin C ini banyak ditemukan di buah-buahan, seperti kiwi, jambu biji, hingga jeruk.

"Setiap 100 gram buah kiwi mengandung 92,7 mg vitamin C, setiap 100 gr jambu biji mengandung 87 mg vitamin C."

 "Setiap 100 gram jeruk mengandung 49 mg vitamin C," tutur ahli gizi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) itu.

Amelya pun juga menjelaskan beberapa makanan yang mengandung vitamin D.

"Vitamin D banyak terdapat pada ikan kembung, ikan salmon, kuning telur dan ikan sarden," kata Amelya.

Dikatakannya,  setiap 100 gram ikan kembung mengandung 16,8 mcg vitamin D.

Lalu, untuk ikan salmon mengandung 13,7 mcg vitamin setiap 100 gramnya.

Sementara, jenis makanan yang mengandung mineral seng, bisa ditemukan pada tiram, daging sapi, kepiting, dan hati ayam.

"Setiap 100 gram daging sapi mengandung 5,2 mg seng,"

"Dan setiap 100 gram hati ayam mengandung 3,95 mg seng," ucapnya.

Waktu yang tepat minum vitamin C

Kita harus tahu kapan waktu yang tepat untuk minum vitamin C agar lebih efektif menambah daya tahan tubuh.

Ternyata waktu yang tepat untuk minum vitamin C bukan pagi atau malam loh!

Melansir The Healthy, Anda perlu mencukupi kebutuhan vitamin C dalam sehari dengan makan asupan tinggi vitamin C.

Banyak orang berpikir buah jeruk adalah sumber utama vitamin C. Padahal, banyak buah dan sayur yang juga mengandung vitamin C.

Beberapa di antaranya jambu, stroberi, pepaya, brokoli, paprika, sampai kale.

Makan lima porsi buah dan sayur setiap hari dapat memasok 200 miligram vitamin C bagi tubuh.

Wanita dewasa dalam kondisi sehat kebutuhan vitamin C dalam sehari sebesar 75 miligram.

Sedangkan pria dewasa dalam kondisi sehat kebutuhan vitamin C dalam sehari sebesar 90 miligram.

Menurut studi, dosis harian vitamin C yang diasup tubuh tidak boleh melebihi 500 sampai 1.000 miligram.

Ada anggapan minum vitamin C pagi hari lebih baik daripada malam hari.

Pasalnya, minum vitamin C di malam hari bisa menyebabkan susah tidur.

Anggapan tersebut tidak benar, karena belum ada bukti medis yang menunjang simpulan itu.

Dilansir dari Kompas.com, melansir Medical News Today, vitamin C aman diminum sepanjang hari, asalkan tidak melebihi dosis harian vitamin C yang direkomendasikan.

Karena vitamin C termasuk vitamin yang larut air, tubuh kita tidak bisa menyimpan vitamin C sebagai cadangan.

Kelebihan vitamin C akan dikeluarkan tubuh oleh ginjal dalam bentuk urine.

Untuk itu, Anda disarankan mengonsumsi vitamin C setiap hari.

Idealnya dengan dosis kecil sepanjang hari.

Ahli kedokteran fungsional AS, Robert Zembroski, DC, MS, menambahkan, Anda perlu mengonsumsi vitamin C setelah makan di waktu sama setiap hari.

"Selalu konsumsi vitamin C setelah makan. Vitamin c sangat asam, sehingga bisa menyebabkan mual saat dikonsumsi dalam keadaan perut kosong," jelas dia, seperti dilansir Reader's Digest.

Zembroski menjelaskan pentingnya membagi dosis asupan vitamin C dalam sehari untuk meningkatkan penyerapan dan mencegah mual.

"Dengan menjaga dosis dan waktu mengonsumsi vitamin C setiap hari, Anda jadi teratur mengonsumsinya," kata dia.

Buah Mengandung Vitamin C

Masyarakat masih menganggap vitamin C banyak terkandung di buah jeruk.

Untuk diketahui satu buah jeruk ternyata hanya mengandung sekitar 69,7 mg vitamin C.

Jumlah tersebut sebenarnya lebih sedikit dibanding buah dan sayuran lain.

Berikut Ini Buah dan Sayur yang mengandun Vitamin C tertinggi untuk mencegah penularan covid-19.

1.Kiwi
Dalam dua buah kiwi berukuran sedang terkandung 137.2 mg vitamin C. Buah yang terkenal dari Selandia Baru ini juga kaya akan potasium dan mineral lain.

2.Cabai
Setengah mangkuk cabai yang dipotong-potong mengandung 107,8 mg vitamin C. Selain itu, kandungan capcaisin dalam cabai juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit otot dan sendi.

3.Paprika merah
Satu mangkuk berisi paprika merah yang dipotong-ototong mengandung vitamin C tiga kali lipat dari jeruk, atau sekitar 190 mg. Paprika juga termasuk sayuran yang menjadi sumber vitamin A.

4.Paprika hijau
Kandungan vitamin C dalam paprika hijau sedikit lebih rendah dibanding kembarannya yang berwarna merah, sekitar 120 mg. Walau begitu, jumlah itu masih 200 persen dari rekomendasi vitamin C yang harus diasup setiap hari. Paprika hijau juga mengandung serat.

5.Brokoli
Sayuran ini mengandung 132 mg vitamin C dan juga serat yang tinggi.

6.Pepaya
Penelitian menunjukkan, mengonsumsi pepaya secara rutin bermnfaat untuk mengurangi gejala sinus, mencerahkan kulit, dan menguatkan tulang. Satu mangkuk pepaya potong juga menyediakan 88,3 mg vitamin C.

7.Stroberi
Sajikan semangkuk buah stroberi untuk mendapatkan 84,7 gram vitamin C. Manfaat lain dari buah ini adalah membantu memutihkan gigi secara alami.

8.Nanas
Selain mengandung 78,9 mg vitamin C, buah nanas juga mengandung bromelain, enzim pencernaan yang membantu memecah makanan dan mengurangi kembung. Bromelain juga merupakan anti-peradangan alami. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved