Breaking News:

Berita Belitung

Video - Pedagang Tanjungpendam Belitung Mengeluh, Pendapatan Terpuruk Dampak PPKM

Ia berharap ada aturan khusus yang dibuat bagi para pedagang di area Tanjungpandan agar tetap bisa berjualan.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Jaryanto

POSBELITUNG.CO, BELITUNGPedagang di area wisata Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Belitung mengeluh akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Lokasi tersebut ditutup hingga 15 Juli 2021 mendatang. Sedangkan untuk pedagang lain, alias pedagang di luar Tanjungpendam tetap bisa berdagang hingga pukul 20.00 WIB.

Perwakilan Pedagang Tanjungpendam Dicky Alfitri mengatakan, sangat dirugikan atas kebijakan tersebut, lantaran pihak pedagang ini perlu pendapatan untuk membayar sewa kepada pemerintah daerah.

"Kami sebagai pedagang yang pendapatannya tidak jelas, sangat terpuruk dengan adanya aturan PPKM ini. Terutama di kawasan wisata Tanjungpendam dengan adanya kebijakan tutup full," katanya.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri para pedagang merugi dan karyawan kehilangan penghasilan.

Sementara itu, juga tak pernah ada keringanan bagi penyewa kios meski kondisi tidak operasional seperti sekarang.

Ia berharap ada aturan khusus yang dibuat bagi para pedagang di area Tanjungpandan agar tetap bisa berjualan. Misalnya pemberian batas waktu berjualan.

"Juga meniadakan sewa kios selama dua tahun minimal. Karena pedagang di Tanjungpendam adalah UKM yang harus dibina dan diperhatikan," kata dia.

"Harapannya juga diberikan kemudahan akses perbankan agar mendapatkan modal usaha dengan bunga kecil tanpa agunan dan syarat mudah," ucap Dicky. (posbelitung.co/disa aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved