Breaking News:

Virus Corona

Sosok Dokter Joko yang Meninggal Karena Covid-19 di Mata Sanem, Kini 30 Nakes Belitung Terpapar

Dokter Joko sempat menjalani isoman selama 5 hari, namun karena kondisinya semakin kritis akhirnya dirawat di RSUD, tapi sayang nyawanya tak tertolong

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Direktur RSUD H Marsidi Judono Belitung dr Hendra dan puluhan tenaga medis lain, Selasa (13/7/2021) ketika melepas kepergian tenaga medis dr Joko Ferdyanto dari ruang jenazah RSUD. Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --  Duka mendalam dirasakan oleh keluarga besar RSUD H Marsidi Judono dan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Selasa (13/7/202), seorang tenaga medis bernama dokter Joko Ferdyanto meninggal dunia.

Dokter Joko Ferdyanto ikut bekerja keras menangani covid-19 di Kabupaten Belitung.

Ia akhirnya terkena covid-19 dan harus menjalani perawatan di RSUD karena kondisinya kritis.

Sebelum ke RSUD, dokter Joko yang tertular covid-19 menjalani isolasi mandiri sendiri di rumahnya.

Namun karena kondisinya kritis akhirnya dibawa ke RSUD H Marsidi Judono.

Baca juga: Dokter Lois Tak Percaya Covid-19 Diancam 10 Tahun Penjara, Mengakui Salah Tak Ditahan Polisi

Bupati Belitung H Sahani Saleh mengaku cukup dekat mengenal sosok dokter Joko Ferdyanto.

Sanem panggilan akrab Bupati Belitung ini mengatakan ia mengenal dokter Joko sudah puluhan tahun.

Pasalnya dokter Joko membuka praktek kedokterannya tak jauh dari rumah Sanem.

Meninggalnya dokter Joko Ferdiyanto karena terinfeksi covid-19 cukup membuat Sanem merasa kehilangan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved