Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Melarang Adanya Antrian Pembagian Daging Kurban, Open House Ditiadakan

Wali Kota Pangakalpinang Maulan Aklil (Molen) melarang adanya antrian dalam proses pembagian daging hewan kurban Iduladha 1442 Hijriah/ 2021 Masehi.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Ist/Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangakalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO -- Wali Kota Pangakalpinang Maulan Aklil (Molen) melarang adanya antrian dalam proses pembagian daging hewan kurban Iduladha 1442 Hijriah/ 2021 Masehi.

Ia meminta pembagian daging hewan kurban dilakukan dengan cara diantarkan langsung ke penerima yang berhak.

Hal ini pula sudah disepakati bersama saat rapat gabungan bersama satgas covid-19, forkopimda, dan stakeholder dalam pembahasan penanganan lebih lanjut Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Sementara terkait pelaksanaan Salat Ied Iduladha 1442 Hijriah, kata Molen terlalu cepat diputuskan sekarang hingga perlu pembahasan lagi nantinya di H-4 Iduladha.

"Kalau kurban boleh silahkan yang ingin berkurban, tapi secara khusus yang perlu saya sampaikan, dilarang ada antrean dalam pembagian daging kurban ini supaya tidak adanya kerumunan. Jadi tidak ada yang pakai kupon-kupon," tegas Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (13/07/2021).

Terkait penyembelihan hewan kurban, menurut Molen bisa dilakukan di mana saja asalkan tidak menimbulkan kerumunan.

"Penyembelihan sudah disepakati boleh dimana saja, asalkan jangan menimbulkan kerumunan," kata Molen.

Untuk pelaksanaan open house saat hari raya Iduladha juga sudah disepakati Wali Kota Pangkalpinang bersama forkopimda tidak ada open house saat hari raya.

"Sudah kita sepakati jadi tidak ada open house saat hari raya idul adha, sama seperti idul fitri kemarin silahturahmi bersama keluarga saja di rumah masing-masing," tegasnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Abdul Rohim menyebut penyembelihan bisa dilaksanakan di mana saja, adalkan tidak menimbulkan kerumunan.

"Kemudian penyembelihan hanya boleh dihadiri oleh petugas penyembelih atau panitia kurban dan disaksikan oleh pihak yang berkurban. Misal sapikan ada orang tujuh nah orang tujuh itulah yang melihat dan petugas penyembelihan," sebutnya.

Lalu terkait hari raya Iduladha kata Abdul Rohim untuk pelaksanaan salat ied masih belum disepakati akan dirapatkan kembali.

"Kalau takbiran boleh, takbiran di masjid boleh jangan takbiran keliling saja," imbau Abdul Rohim.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved