Breaking News:

Berita Belitung

Musim Ubur-ubur Membawa Berkah, Warga Belitung Meraup Pundi Rupiah

Para pekerja membersihkan ubur-ubur, menggosokkan benda kasar ke permukaan ubur-ubur agar menghilangkan sisa garam dan lendir.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Dahara bersama rekannya sesama buruh saat sibuk membersihkan ubur-ubur di tempat pengemasan di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Rabu (14/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kesibukan terlihat di pesisir pantai Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Tanjungpandan, Belitung, Rabu (14/7/2021).

Meski hujan gerimis dan tercium bau amis, tak menyurutkan buruh laki-laki dan perempuan untuk tetap sibuk bekerja di antara bak-bak penampungan yang terbuat dari kayu dan terpal biru.

Musim ubur-ubur menjadi berkah bagi mereka meraup pundi-pundi rupiah.

Dahara, satu di antara buruh yang bekerja. Sejak pagi, warga Desa Dukong, Tanjungpandan ini bekerja membersihkan ubur-ubur, menggosokkan benda kasar ke permukaan ubur-ubur agar menghilangkan sisa garam dan lendir.

Sembari duduk dan bercengkrama dengan rekannya di atas kayu-kayu penyangga bak penampungan, satu per satu ubur-ubur yang bersih dimasukkan ke keranjang agar bisa dikemas dalam tong.

"Ini lah sekitar 15 hari begawe (bekerja) di sini. Pagi berangkat ke sini ada mobil yang jemput, mulai kerja jam 8.00-12.00 WIB, nanti istirahat sejam, baru kerja lagi dari jam 13.00-16.00 WIB," ujar wanita itu.

Bekerja menjadi buruh yang membersihkan ubur-ubur memang menjadi pekerjaan musiman. Buruh sepertinya langsung dibayar per hari senilai Rp 60.000. Ada juga yang dibayar Rp 65.000 kalau datang ke tempat menggunakan kendaraan pribadi.

Dibayar Rp 60.000 sehari, disyukuri Dahara. Dengan senyum semringah, ia mengatakan bahwa baginya yang sehari-hari merupakan ibu rumah tangga, menjadi buruh pembersih ubur-ubur menjadi berkah tersendiri daripada berdiam di rumah saja.

Dahara bersama rekannya sesama buruh saat sibuk membersihkan ubur-ubur di tempat pengemasan di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Rabu (14/7/2021).
Dahara bersama rekannya sesama buruh saat sibuk membersihkan ubur-ubur di tempat pengemasan di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Rabu (14/7/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

"Kerjanya kan juga tidak berat. Lumayan lah untuk pekerjaan perempuan," ucapnya.

Biasanya, aktivitas di tempat ini lebih sibuk. Karena dari pinggir pantai sudah berjajar kapal tradisional nelayan yang menepi mengantarkan ubur-ubur. Disambut para buruh pemikul yang memindahkan muatan ubur-ubur ke bak-bak penampungan untuk digarami dan diberi tawas oleh pekerja lain.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved