Breaking News:

Virus Corona

Usai Vaksin Banyak yang Meninggal, Kasus Covid-19 Melonjak Dipertanyakan, Ini Penjelasan Kemenkes

Kemenkes menjelaskan seseorang yang telah divaksin masih bisa terkena covid-19, akan tetapi vaksin bermanfaat agar gejalanya tak bertambah parah

Editor: Hendra
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). 

POSBELITUNG.CO, -- Program vaksinasi covid-19 di Indonesia menjadi ramai diperbincangkan.

Pasalnya vaksin covid-19 yang disebut bisa mengurangi virus ternyata malah sebaliknya.

Saat ini di Indonesia pada umumnya kasus covid-19 mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Karenanya masyarakat mempertanyakan hubungan antara vaksin tetapi kasus covid-19 masih tetap melonjak tinggi.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut di antaranya diunggah netizen (warganet) di media sosial, baik Facebook maupun Twitter.

Salah satunya diunggah oleh akun Facebook Lazyboy.

“LUR AKU HERAN, SEBELUM PROGRAM VAKSIN KASUS +COVID19 SUDAH MULAI MENURUN. TAPI PADA SADAR NGGAK SEHABIS PROGRAM VAKSIN MALAH BANYAK YANG MENINGGAL? DI DESA KU BANYAK YG MENINGGAL DAN KEBANYAKAN YG SUDAH PERNAH VAKSIN. APA NGGON KU TOK?” tulisnya.

Sejumlah warganet lain juga menanyakan hal tersebut di Twitter.

“Nah gue setuju ini,,,ada apa??,,kenapa semakin banyak orang yg di vaksin malah kasus semakin meledak???,,,,jangan kek gini lah pemerintah,,karena di daerah gue aja udh byk yg meninggal, bendera kuning gentian tiap Minggu,,genosida apa gimana nih!!!” tulis akun dengan nama @HandrisonImelda.

“Disaat vaksin massal berjalan bahkan ditarget hingga 100k org/hari di vaksin.. Kenapa kasus kopid malah meledak?? Terus guna nya vaksin itu apa?” tulis akun lain dengan nama @adietz99.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved