Breaking News:

Wali Kota Pangkalpinang Maulana Aklil Sumbangkan Gaji Pokok Untuk Warga Isoman Karena Covid-19

Wali Kota Pangkalpinang, Mualan Akil atau yang kerap disapa Molen menyumbangkan seluruh gaji pokoknya perbulan, untuk masyarakat terdampak Covid-19

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Rusmiadi
Istimewa/Humas Pemkot Pangkalpinang
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulana Aklil atau yang kerap disapa Molen menyumbangkan seluruh gaji pokoknya perbulan, untuk masyarakat terdampak Covid-19, terutama yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.

Gaji pokok Molen disumbangkan melalui Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, selanjutnya akan mengiventaris masyarakat yang membutuhkan bantuan atau terdampak pandemi Covid-19, untuk dibelikan makanan bergizi dari kelompak UMKM di Kota Pangkalpinang.

Terhitung sejak bulan Juli ini hingga waktu yang belum ditentukan gaji pokok orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu akan diberikan sepenuhnya kepada Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina menyebut, kemarin usai rapat koordinasi itu selesai Wali Kota Pangkalpinang langsung menyerahkan gajinya secara tunai.

"Kemarin setelah selesai rapat pak Wali langsung menyerahkan gajinya tunai dengan saya, jadi tidak ada penyerahan secara simbolis. Ada Rp 6juta langsung diberikan kemarin tunai," kata Rika kepada Bangkapos.com, Selasa (13/7/2021).

Kata Rika, uang tersebut nanti akan dibelikan sembako atau makanan bergizi untuk pasien isolasi mandiri di rumah yang dibeli dari UMKM Kota Pangkalpinang.

Namun menurutnya, tidak semua yang isolasi mandiri mendapatkan tapi lebih kepada yang membutuhkan..

"Jadi misal pasien isolasi membutuhkan madu nah madunya itu kita belikan dari UMKM yang berjualan madu, terus multivitamin untuk daya tahan tubuh dibeli dari apotek-apotek yang ada di Pangkalpinang. Makanan begizi dari caffe dan resto di Pangkalpinang atau sembako, jadi yang isolasi terbantukan makanan bergizinya dan juga membantu membangkitkan perekonomian UMKM," jelas Rika.

"Tapi nanti kita data dulu, siapa yang akan mendapatkannya tidak mungkin semua juga diberikan, lebih ke yang membutuhkan saja dan wilayah zona merah saja dulu sementara," tambahnya.

Menurutnya, ini juga terbuka untuk umum bukan hanya Wali Kota tapi siapa yang ingin membantu bisa langsung melalui Dinas Sosial.

"Jadi intinya maksud Wali Kota itu tidak secara resmi, bukan untuk ada pemeriksaan dan ini tidak digabungkan dengan uang lain. Kalau ada yang mau ikut menyubangkan silahkan langsung melalui Dinas Sosial," sebutnya.

Sementara, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang, Budiyanto enggan menyebutkan berapa jumlah gaji Wali Kota Pangkalpinang setiap bulannya.

"Untuk sumbangan itu keikhlasan beliau (Wali Kota-red) tidak perlu disampaikan, nanti dikira riya," kata Budi saat ditanyai Bangkapos.com berapa nominal gaji Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (13/7/2021).

Lalu, apakah anggaran penanganan covid-19 di Pangkalpinang masih cukup, hingga Wali Kota merelakan gaji tiap bualnnya kata Budi anggaran covid-19 tersebut masih cukup.

"Kalau anggaran masih cukup, bukan berarti Wali Kota memberikan bantuan itu anggaran kita tidak cukup hanya saja beliau (Wali Kota-red) ingin memberikan makanan yang bergizi bagi warga yang terdampak covid-19 itu keikhlasan beliau untuk masyarakat, dan juga membangkitkan ekonomi kita," jelasnya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved