Breaking News:

Berita Pangkalpinang

170 Rumah Tak Layak Huni di Pangkalpinang Dibenahi, Wali Kota Molen: Ubah Wajah Ibu Kota Makin Baik

Saya sebagai Wali Kota malu kalau ada masyarakat saya yang rumahnya tidak layak huni, Perkim kita dorong untuk terus mencari bantuan-bantuan

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Khamelia
ist Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat Sosialisasi Calon Penerima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di ruang pertemuan OR, gedung Tudung Saji kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (16/7/2021) 

POSBELITUNG.CO -- Tahun 2021 ini 170 rumah tak layak huni di Kota Pangkalpinang akan dilakukan perbaikan.

Dengan rincian 21 unit rumah dari APBD Kota Pangkalpinang, dengan 10 unit pembangunan baru dan dan 11 unit perbaikan kualitas. Dan 49 unit rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) berupa swakelola oleh masyarakat. Kemudian Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebangak 100 unit rumah dari dana APBN.

Demikian hal tersebut disebutkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Pangkalpinang, Miego dalam Sosialisasi Calon Penerima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di ruang pertemuan OR, gedung Tudung Saji kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (16/7/2021).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh warga yang rumahnya akan dibenahi sekaligus menandatangani langsung surat memenuhi persyaratan perbaikan rumah layak huni.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengakui selama covid-19 anggaran banyak sekali menurun. Namun pihaknya harus tetap berjuang terutama untuk masyarakat yang memang membutuhkan seperti pembangunan rumah layak huni ini.

Ia pun meminta kepada para Camat untuk memantau mana saja masyarakat yang memang membutuhkan perbaikan rumah ini.

"Saya sebagai Wali Kota malu kalau ada masyarakat saya yang rumahnya tidak layak huni, Perkim kita dorong untuk terus mencari bantuan-bantuan dari pusat untuk membantu masyarakat kita yang rumahnya masih belum layak huni," kata Molen dalam sambutannya pad acara sosialisasi tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Pangkalpinang hingga akhir tahun 2020 lalu tercatat masih ada 1.503 rumah tak layak huni (RTLH) di Kota Pangkalpinang.

"Kalau sekarang kami mohon maaf segitu dulu yang baru bisa kita lakukan perbaikan, memang dari sisi anggaran kita saat ini sangat memprihatinkan, tapi kita harus tetap semangat. Ini dibagi sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujarnya.

Molen pun meminta masyarakat yang terpilih rumahnya dibenahi dapat bersyukur sebab masih ada sisa 1.500an rumah lagi perlu dibenahi.

Halaman
123
Tags
Molen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved