Breaking News:

Pos Belitung Hari Ini

Mardiana Yakin Bayinya Meninggal Karena Alergi Susu, Mardiana: Tak Mungkin Bayi Saya Kena Covid-19

Mardiana, ibu dari bayi ALF menyebut jika bayi yang meninggal bukan terpapar Covid-19. Penegasan itu didukung dengan hasil tesnya yang negatif

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Ibnu Taufik Juwariyanto
IST/dok BPBD Belitung
Bayi ALF yang meninggal dengna status positif Covid-19 dimakamkan oleh petugas di tempat pemakaman umum, Kamis (15/7/2021). 

Bayi itu diketahui terpapar Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit swasta di Tanjungpandan. Lantas bayi tersebut dirujuk ke RSUD H Marsidi Judono pada Rabu (14/7).

Bayi ALF lantas dirawat di ruang isolasi D. Pada pukul 08.45 WIB, bayi itu mengalami henti nafas dan jantung serta dilakukan resusitasi, namun tidak ada perbaikan.

"Kami sudah semaksimal mungkin melakukan tindakan kepada bayi itu, tetapi tidak tertolong," jelas Hendra.

Bayi tersebut merupakan pasien ke-80 terdata meninggal saat terpapar Covid-19 terhitung sejak Maret 2020.

"Jangan abaikan prokes dan selalu gunakan masker. Walaupun sekarang vaksin Covid-19 sudah ada, prokes tetap harus jadi prioritas," imbau Hendra.

Perhatian Serius
Kasus bayi meninggal diduga terpapar Covid-19 di Kabupaten Belitung pada Kamis kemarin mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Belitung.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Ansori meminta pihak rumah sakit harus betul-betul memastikan apakah bayi tersebut meninggal akibat terpapar Covid-19 atau karena kelainan kongenital organ usus.

"Itu yang harus dipastikan karena Covid-19 atau bukan," tegas Ansori.

Menurutnya, kasus bayi meninggal karena Covid-19 ini merupakan kasus pertama di Kabupaten Belitung. Apabila kasus itu memang benar karena terpapar Covid-19, maka tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung harus bersikap lebih serius lagi dalam melakukan pencegahan.

"Jangan sampai lebih banyak korban lagi," tegasnya.

Ansori juga meminta Pemkab Belitung harus menyikapi serius kasus ini. "Ini harus ditanggapi secara serius. Jangan sampai nanti bayi yang tidak ada dosa ini dan tidak bersalah ini kenyataannya meninggal dunia bukan karena Covid-19. Ini harus ditanggapi secara serius," tegas Ansori. (*) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved