Breaking News:

Virus Corona

Presiden Resmi Perpanjang PPKM Darurat, Menko PMK Muhadjir Effendy: Keputusan yang Banyak Risiko

Menko PMK Muhadjir menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM darurat ini memiliki banyak risiko termasuk soal bansos

Editor: Hendra
KOMPAS.com/Dian Erika
Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  -  Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperpanjang penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir Juli 2021.

Kabar PPKM Darurat diperpanjang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Ia mengatakan Presiden Joko Widodo telah memutuskan memperpanjang PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021.

Hal itu disampaikan Muhadjir saat mengunjungi Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien COVID-19 di Yogyakarta, Jumat (16/7/2021).

"Tadi Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo (Jateng) sudah diputuskan Bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli PPKM ini," kata Muhadjir seperti dilansir Antara, Jumat (16/7/2021).

Baca Berita Lainnya:

--> Prabowo Pakai Masker Khusus Berselang, Penampilannya Jadi Perhatian, Apa Bedanya dengan Masker Biasa

--> Cara Mendapatkan Paket Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya dan Isi Paket yang Dibagikan ke Penerima

Presiden Jokowi, kata Muhadjir, juga menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM darurat ini memiliki banyak risiko.

Adapun, risiko itu termasuk bagaimana menyeimbangkan antara mendisiplinkan warga menaati protokol kesehatan sesuai standar PPKM dengan penyaluran bantuan sosial.

Bantuan sosial, menurut Muhadjir tidak mungkin ditanggung oleh pemerintah sendiri.

Akan tetapi, bantuan itu gotong-royong bersama masyarakat dan sejumlah instansi lainnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved