Breaking News:

Berita Belitung

Target 500 Titik Lampu Jalan Baru Tahun Ini, Adlan: Untuk Beltim Terang Benderang

Adlan Taufik menjawab permintaan Komisi III DPRD yang menginginkan Dishub tidak PHP pada masyarakat soal lampu jalan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Eltjandring
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Kepala Dinas Perhubungan Belitung Timur Adlan Taufik saat ditemui di kantornya, Jumat (16/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Perhubungan Belitung Timur, Adlan Taufik menjawab permintaan Komisi III DPRD yang menginginkan Dishub tidak PHP pada masyarakat soal lampu jalan.

Ditemui di Manggar, Jumat (16/7/2021) Adlan mengaku siap mengejar target untuk mewujudkan program Beltim Terang Benderang.

Adlan bilang secara normatif pihaknya sudah menyampaikan dalam paparan di hadapan bupati dan wakil bupati kalau hal tersebut menjadi salah satu prioritasnya selama tiga tahun ke depan.

Dia menuturkan, jumlah ideal titik lampu jalan di Belitung Timur adalah sejumlah 13.000 titik.

"Namun saat ini baru sejumlah 2.375 titik, itu juga belum nyala semua. Jadi masih kurang lebih kurang 11 ribu titik lampu jalan agar Beltim Terang Benderang,” katanya.

“Target ini akan dikejar, tetapi dengan target lima tahun atau 3,5 tahun masa jabatan bupati saat ini, mudah-mudahan tahun ini bisa terpasang 500 titik lampu. Berturut-turut sampai di tahun 2024 selesai bisa tercapai 4-5 ribu titik lampu," ujarnya.

Namun, Adlan menyatakan target tersebut hanya bisa dicapai apabila Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran tersedia.

Dia mengaku tidak bisa memaksakan jumlah titik lampu ditambah sementara SDM tidak siap dan anggaran di dinas tidak cukup.

Adlan mengakui banyak keluhan masyarakat tentang penerangan lampu jalan yang ia terima. Meski sebenarnya, Dinas Perhubungan telah melakukan upaya-upaya mengatasi masalah tersebut.

"Sebenarnya sudah ada dua upaya yang kami lakukan. Pertama adalah mengubah prabayar ke pascabayar untuk pulsa. Kedua, mengubah satu pass aliran menjadi tiga pass.”

“Kami sudah berkonsultasi dengan PLN ranting Manggar dan Tanjungpandan, bahwa untuk KWH pascabayar sampai hari ini di Babel tidak tersedia, itu kendalanya.”

“Jadi tetap pakai KWH prabayar. Untuk jaringan 3 pass memang revitalisasi untuk penambahan jaringan sebab jaringan satu pass sering ada kendala seperti cuaca, kondisi perbaikan, dan pemeliharaan," tutupnya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved