Breaking News:

Berita Belitung

Dua ABK Ditemukan Nelayan Belitung Mengapung di Laut, Mengaku Nekat Terjun dari Kapal Mereka

Keduanya mengaku nekat terjun dari KM Fajar Sinar Jaya tempat mereka bekerja karena diperlakukan tidak baik selama di kapal tersebut.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Eltjandring
Pos Belitung/Disa Aryandi
Zainal (kanan), Dandi (kiri) ketika berada di pelabuhan nelayan Baro, Tanjungpandan, Belitung, Senin (19/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dua nelayan compreng ditemukan terkatung-katung ditemukan di perairan Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.

Keduanya mengaku nekat terjun dari KM Fajar Sinar Jaya tempat mereka bekerja karena diperlakukan tidak baik selama di kapal tersebut.

Dua nelayan itu, berhasil diselamatkan oleh nelayan Baro, Tanjungpandan, Belitung yang kebetulan sedang mencari ikan di perairan tersebut.

Kedua nelayan tersebut, Zainal (26) warga Jatinegara, Kampung Pulo, Jakarta Timur, dan Dandi Wahyudi (24) Pasir Kelapa Pandeglang, Banten.

Sebelum dimteukan dan diselamatkan oleh KM Armada, kedua nelayan ini terkatung - katung selama empat hari tiga malam di tengah laut.

"Kami berangkat dari muara angke. Satu bulan perjalanan, dan kami terjun dari kapal kami bekerja di perairan Indramayu," kata Zainal dan Dandi ketika bercerita kepada posbelitung.co, Senin (19/7/2021).

Selama empat hari tiga malam, Zainal dan Dandi mengatakan, selama di laut menggunakan pelampung orange. Keduanya mengikuti pergerakan perairan laut, dan bertahan hidup hanya minum air hujan.

"Kami tidak makan, hanya minum air hujan saja. Terus ketemu sama kapal KM Armada, di tolong dan dibawa ke sini. Di KM Armada itu kami 6 hari, habis itu dibawa kesini," ujarnya.

Nama kapal compreng tempat mereka bekerja, KM Fajar Sinar Jaya. Kedua orang ini memilih untuk terjun, lantaran diduga sering menjadi 'bulan - bulan' oleh rekan satu pekerjaannya.

"Ya karena tekanan batin lah, jadi kami terjun. Karena tidak sesuai perjanjian dari awal, misalkan perjanjian awal kasbon (pinjam uang) bisa Rp 4 juta, tau - tau hanya Rp 800 ribu. Terus kami tidak salah, dibuat salah sama senior," jelasnya.

KM Fajar Sinar Jaya itu, bertolak dari perairan muara Angke Jakarta. Bekerja di Kapal tersebut baru satu kali di ikuti oleh kedua orang ini.

Sementara, untuk kedua orang tersebut kini sudah dibawah ke Satpolair Polres Belitung untuk dimintai keterangan.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved