Breaking News:

Kisah Dua Nelayan Jakarta 4 Hari Terkatung-katung di Laut, Cuma Minum Air Hujan untuk Bertahan Hidup

Dua ABK asal Jakarta mengaku nekat terjun ke laut karena diperlakukan kasar oleh seniornya, 4 hari mengapung di laut, minum air hujan untuk bertahan

Editor: Hendra
ist
Ilustrasi nelayan terkatung-katung di laut 

POSBELITUNG.CO, TANJUNGPANDAN - Empat hari empat malam, Zainal (24) dan Dandi Wahyudi (26) terombang ambing di tengah laut.

Keduanya hanya bermodalkan pelampung 

Untuk bertahan hidup, keduanya hanya meminum air hujan.

Zainal dan Dandi yang merupakan ABK kapam compreng KM Fajar Sinar Jaya ini selamat setelah kapal nelayan KM Armada yang sedang melintas menemukan keduanya.

Zainal warga beralamat di Jatinegara, Kampung Pulo, Jakarta Timur dan Dandi Wahyudi (26) beralamat di Pasir Kelapa, Pandeglang, Banten merupakan ABK KM Fajar Sinar Jaya.

Kedua nelayan ini ditemukan di Gusong Sekopri wilayah perairan Belitung Timur yang berjarak 50 mil laut

Kedua nelayan itu akhirnya dievakuasi dan dibawa ke Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Dua nelayan compreng ini mengaku nekat melompat ke laut dari kapal nelayan compreng bernama KM Fajar Sinar Jaya.

Aksi nekat keduanya itu membuat mereka harus terombang-ambing di laut sebelum akhirnya ditemukan di perairan Belitung Timur.

Zainal diketahui merupakan warga Jatinegara, Kampung Pulo, Jakarta Timur. Sedangkan Dandi Wahyudi warga Pasir Kelapa Pandeglang, Banten.

Zainal (kanan), Dandi (kiri) ketika berada di pelabuhan nelayan Baro, Tanjungpandan, Belitung, Senin (19/7/2021).
Zainal (kanan), Dandi (kiri) ketika berada di pelabuhan nelayan Baro, Tanjungpandan, Belitung, Senin (19/7/2021). (Pos Belitung/Disa Aryandi)
Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved