Breaking News:

Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Belitung Paling Banyak Usia 70 Tahun ke Atas

Hingga Selasa (20/7/2021), ada 95 kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dari data tersebut, kebanyakan pasien meninggal dunia berusia 70 tahun.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/dokumentasi
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Belitung Joko Sarjono. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung hingga Selasa (20/7/2021), ada 95 kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dari data tersebut, kebanyakan pasien yang meninggal dunia berusia 70 tahun ke atas. 

"Pada rentang usia 60-69 tahun ada 29 kasus meninggal dunia, kemudian pada usia di atas 70 tahun ada 33 kasus," kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono, Rabu (21/7/2021). 

Jika dirinci, pasien yang meninggal pada rentang usia di bawah 40 tahun ada lima kasus. Lalu pada kisaran 40-49 tahun ada 11 kasus, sementara pada usia antara 50-59 tahun ada 17 kasus.

Kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga terjadi peningkatan signifikan selama Juli 2021. Hingga 20 Juli ini, ada 36 kasus pasien yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan pada Mei dan Juni lalu, kasus yang meninggal masing-masing 11 dan 9 kasus.

Hari ini dua orang meninggal dunia

Diberitakan sebelumnya, terdapat dua orang di Kabupaten Belitung, Rabu (21/7/2021) meninggal dunia usai terpapar covid-19. 

Dua orang itu, perempuan inisial NV (44) warga Jalan Gatot Subroto Kelurahan Paal Satu, dan pria WD (74) warga Jalan Sriwijaya Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Belitung.

Untuk NV, meninggal dunia sekitar pukul 23.10 WIB, Selasa (20/7/2021). Namun untuk WD meninggal dunia sekitar pukul 00.20 WIB, Rabu (21/7/2021). Dua orang ini  menjalani perawatan di ruang isolasi A RSUD H Marsidi Judono Belitung.

"Kalau untuk pasien inisial NV, itu pertama kali menjalani perawatan di ruang isolasi E, karena kondisi semakin memburuk jadi dipindahkan ke ruang isolasi A," kata Kabag TU UPT RSUD H Marsidi Judono Belitung Ika Harniati kepada posbelitung.co, Rabu (21/7/2021).

Pasien ini kali pertama masuk ke RSUD H Marsidi Judono Belitung tertanggal 17 Juli 2021, dengan diagnosa positif covid-19. Pasien ini memiliki penyakit lain atau komorbid.

"Kami pindahkan ke ruang isolasi A itu tanggal 19 Juli. Kondisi pasien waktu itu mengalami perburukan, sesak berat dan  saturasi turun, sehingga  dipasang alat bantu nafas ventilator mekanik dan CVC. Hingga pasien kemarin dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Kemudian untuk pasien WD, merupakan pasien rujukan dari PKM Air Saga tertanggal 7 Juli 2021. Pasien ini kali pertama diketahui sudah terkonfirmasi covid-19 dari hasil swab antigen.

Karena kondisi pasien ini semakin memburuk, tertanggal 16 Juli, pasien ini menjalani perawatan di ruang isolasi A, lantaran mengalami perburukan, yaitu sesak berat dan saturasi turun. 

"Keesokan hari nya tanggal 17 Juli atau hari ke 11 menjalani perawatan, pasien ini di pasang alat bantu nafas ventilator mekanik dan CVC. Karena kondisi semakin memburuk, hari ini pasien mengalami henti jantung, dan kami sudah melakukan resusitasi namun tidak ada perbaikan," pungkasnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved