Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Lonjakan Kasus Covid-19 di Belitung Timur Karena Varian Delta? Dinas Kesehatan Jelaskan Begini

Muhamad Yulhaidir menyangkal varian baru tersebut jadi penyebab lonjakan kasus covid-19 di daerah ini beberapa waktu terakhir.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Posbelitung/Suharli
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Belitung Timur Muhamad Yulhaidir. Selasa (20/6/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Seperempat dari total 2072 kasus di Belitung Timur terjadi sepanjang Juli 2021. Hal ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah. Di tingkat pusat, lonjakan kasus juga terjadi. Lonjakan tersebut juga diikuti dengan pernyataan pejabat pusat yaitu mulai masuknya varian baru covid-19 yaitu delta dan kappa.

Bahkan Menko Marves RI sekaligus Ketua Satgas PPKM Luhut Binsar Panjaitan baru-baru ini mengatakan masyarakat harus bersabar karena saat ini masyarakat sedang berperang melawan varian covid-19 yang sangat ganas yaitu delta.

Bagaimana dengan kondisi covid-19 di Kabupaten Belitung Timur apakah varian delta sudah masuk ke wilayah ini? Kepada posbelitung.co, Kamis (22/7/2021), Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur Muhamad Yulhaidir menyangkal varian baru tersebut jadi penyebab lonjakan kasus covid-19 di daerah ini beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Belitung Timur Bukan Zona Merah Covid-19, Bupati Burhanudin: Alhamdulillaah, Tapi Jangan Lengah!

"Sementara ini belum terkonfirmasi resmi apakah varian ini sudah masuk Beltim atau Babel secara keseluruhan," kata Yulhaidir.

Menurutnya, lonjakan kasus ini terjadi karena lifestyle masyarakat yang buruk terhadap penerapan protokol kesehatan. Dikatakannya masyarakat masih banyak yang tak paham bagaimana gejala, apa yang harus dilakukan ketika ada gejala, dan bagaimana jika sudah terpapar.

Selain itu, katanya, banyaknya beredar kabar hoaks di masyarakat juga memperburuk penanganan covid-19 di Belitung Timur. Dia mengajak seluruh masyarakat agar bisa memahami dan mengetahui kondisi diri agar jadi kunci penekanan kasus corona.

"Semua stakeholders sudah bergerak mengedukasi masyarakat mengenai hal ini. Tinggal kesadaran masyarakat jika ada yang bergejala seperti demam, batuk, atau pusing bisa langsung cek ke faskes terdekat. Juga apabila pernah berkontak dengan orang positif, walaupun tak bergejala segera periksakan supaya tidak jadi carrier bagi keluarga di rumah," pesan Yulhaidir. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved