Breaking News:

Berita Belitung

Tak Boleh Ada Hajatan di Belitung Hingga Pekan Ketiga Agustus, Jika Laksanakan Akan Dibubarkan

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya mengatakan pemerintah mulai dari kecamatan sepakat tak merekomendasikan kondangan atau hajatan.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya, Kamis (22/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya mengatakan pemerintah mulai dari kecamatan sepakat tak akan merekomendasikan kondangan atau hajatan.

Kegiatan tersebut tak akan mendapatkan izin sampai pada pekan ketiga Agustus 2021.

"Ada evaluasi dari kepala desa/lurah terkait pesta perkawinan, khitanan, dan ulang tahun. Kayaknya mengkhawatirkan, makanya kami sepakat dari pemerintah mulai kecamatan tidak akan merekomendasikan," ucapnya seusai rapat evaluasi di ruang rapat Pemkab Belitung, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, pihaknya tetap mewaspadai ada masyarakat yang bandel dengan melakukan pemantauan. Misalnya pada Minggu ini, ada tiga titik yang akan dipantau oleh pihak terkait. Jika ada yang melanggar, maka kondangan atau hajatan tersebut akan dibubarkan.

"Yang penting jangan ada kerumunan," imbuhnya.

Sebelumnya, Hendra mengatakan acara kondangan sempat diberikan rekomendasi pada aturan PPKM. Yakni berupa pembatasan maksimal 50 undangan atau menyesuaikan kapasitas tempat.

Juga hanya diperbolehkan dengan penyajian makanan dalam kotak atau kemasan, serta tak boleh makan di tempat acara. Hiburan juga tidak diperbolehkan karena bisa menyebabkan kerumunan.

Namun berdasarkan evaluasi dan pantauan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Belitung, masih menemukan ada yang bandel, misalnya masih makan di tempat acara. Sehingga rekomendasi acara kondangan tidak akan diberikan sementara.

Ia juga mengimbau masyarakat bisa mengikuti aturan tersebut. Sehingga harapannya ada penurunan kasus Covid-19 dengan upaya mengurangi kerumunan.

Rapat evaluasi tersebut dilakukan pemerintah kabupaten dengan mengundang camat, kepala desa/lurah se Tanjungpandan, dinas kesehatan, dan RSUD Marsidi Judono.

Juga dari BPBD Kabupaten Belitung, Pol PP, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemerintah Desa Kabupaten Belitung.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved