Berita Kriminal

Kasi Penkum Kejati Babel Angkat Bicara Soal Dugaan Penetapan Tersangka Diam-diam di Kejari Beltim  

Soal adanya penetapan dua tersangka kasus dugaan korupsi RSUD Belitung Timur (Beltim) yang disinyalir dilakukan secara diam diam oleh Kejaksaan Negeri

Penulis: Anthoni Ramli | Editor: Fery Laskari
Kompas
Ilustrasi Koruptor 

POSBELITUNG.CO , BANGKA - Soal adanya penetapan dua tersangka kasus dugaan korupsi RSUD Belitung Timur (Beltim) yang disinyalir dilakukan secara diam diam oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim, membuat Kasi Penkum Kejati Bangka Belitung (Babel), Basuki Raharjo, angkat bicara.

Konferensi pers penetapan tersangka yang sebelumnya disebut sebut tidak diketahui sama sekali oleh awak media cetak maupun online di Belitung Timur, kata Basuki tersebut hanyalah miss komunikasi.

"Jadi hanya miss komunikasi saja itu, jada saat itu kumpul lah kawan kawan wartawan Beltim karena teknis adnintrasi masih banyak perbaikan atau apa, sehingga ia dan sifatnya rahasia kawan kawan itu beranjak dari Kejari Beltim. Kemudian hanya tinggal wartawan dari poros itu," kata Basuki dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).

Basuki juga memastikan, pasca terjadinya kesalahpahaman tersebut, pihaknya menyebut telah berkomunikasi dengan sejumlah awak media terkait, guna menyampaikan hasil konfrensi pera kemarin.

"Tapi hari ini sudah terkomunikasi dengan kawan kawan media terkait (Pos Belitung -red), terkait hasil konfrensi pers kermarin,  jadi tidak ada masalah, hanya miss aja sih," katanya sambil memastikan data data terkiat konfrensi pers sudah dikirimkan ke kawan kawan media di Beltim.

Sebelumnya disebutkan, diduga secara diam-diam Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Beltim) menetapkan tersangka terhadap dua orang atas kasus dugaan korupsi (Tipikor) di RSUD Belitung Timur.

Konferensi pers penetapan tersangka ini tidak diketahui sama sekali oleh sebagian besar awak media cetak maupun online di Belitung Timur.

Diketahui konferensi pers itu diadakan setelah acara Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 yang digelar pada Kamis (22/7/2021) kemarin.

Kemarin saat dikonfirmasi oleh wartawan kepada Kasi Intel Kejari Beltim, Angga Insana Husri menyatakan bahwa tidak ada konferensi pers terkait penetapan tersangka kasus tersebut.

Namun hari ini beredar video konferensi pers penetapan tersangka yang dipimpin Kajari Beltim, Abdur Kadir didampingi Kasi Intel Angga Insana Husri, Kasi Pidsus Andi Sitepu, dan Kasubbag Bin Muhammad Agus Syahfitri.

Kasus dugaan korupsi ini terkait pelaksanaan pekerjaan proyek renovasi gedung bedah sentral pada UPT RSUD Belitung Timur.

Kejari Beltim telah menetapkan tersangka sebanyak dua orang, yaitu CP selaku kuasa pengguna anggaran dan YT selaku pejabat pembuat komitmen.

Sebelumnya, pada Senin (19/7/2021) para wartawan sudah mendengar kabar penetapan tersangka tersebut.

Lalu wartawan mendatangi kejaksaan Pukul 13.00 WIB ingin menemui Kasi Pidsus Kejari Beltim, Andi Sitepu.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved