Breaking News:

Berita Kriminal

Kasus Tipikor RSUD, Kasi Intel Kejari Beltim Bilang Tak Ada Konfrensi Pers, Tapi Videonya Beredar 

Diduga secara diam-diam Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Beltim) menetapkan tersangka terhadap dua orang atas kasus dugaan korupsi (Tipikor) di RSUD

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
istimewa
Para wartawan saat menghampiri Kejaksaan Negeri Belitung Timur dan tak menemukan satu pejabat pun, Jumat (23/7/3021). (Ist/Wahyu) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Diduga secara diam-diam Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Beltim) menetapkan tersangka terhadap dua orang atas kasus dugaan korupsi (Tipikor) di RSUD Belitung Timur.

Konferensi pers penetapan tersangka ini tidak diketahui sama sekali oleh sebagian besar awak media cetak maupun online di Belitung Timur.

Diketahui konferensi pers itu diadakan setelah acara Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 yang digelar pada Kamis (22/7/2021) kemarin.

Kemarin saat dikonfirmasi oleh wartawan kepada Kasi Intel Kejari Beltim, Angga Insana Husri menyatakan bahwa tidak ada konferensi pers terkait penetapan tersangka kasus tersebut.

Namun hari ini beredar video konferensi pers penetapan tersangka yang dipimpin Kajari Beltim, Abdur Kadir didampingi Kasi Intel Angga Insana Husri, Kasi Pidsus Andi Sitepu, dan Kasubbag Bin Muhammad Agus Syahfitri.

Kasus dugaan korupsi ini terkait pelaksanaan pekerjaan proyek renovasi gedung bedah sentral pada UPT RSUD Belitung Timur.

Kejari Beltim telah menetapkan tersangka sebanyak dua orang, yaitu CP selaku kuasa pengguna anggaran dan YT selaku pejabat pembuat komitmen.

Sebelumnya, pada Senin (19/7/2021) para wartawan sudah mendengar kabar penetapan tersangka tersebut.

Lalu wartawan mendatangi kejaksaan Pukul 13.00 WIB ingin menemui Kasi Pidsus Kejari Beltim, Andi Sitepu.

Namun saat dihubungi Andi sedang istirahat dan disuruh menunggu hingga Pukul 15.00 WIB.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved