Breaking News:

Berita Belitung

KUA Tanjungpandan Tetap Layani Pendaftaran Nikah, Akad Nikah Boleh Digelar dengan Protokol Kesehatan

Kepala KUA Tanjungpandan Sulfi Imron mengatakan pelayanan pernikahan tetap berlangsung normal, baik pendaftaran maupun pelaksanaan akad nikah.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala KUA Tanjungpandan Sulfi Imron, Jumat (23/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjungpandan Sulfi Imron mengatakan pelayanan pernikahan tetap berlangsung normal, baik pendaftaran maupun pelaksanaan akad nikah.

Karena aturan menggelar akad nikah tetap mengacu pada surat edaran Kementerian Agama bahwa pelaksanaan akad nikah di KUA dan rumah bisa dihadiri maksimal 10 orang dalam ruangan.

"Sekarang juga ada masyarakat yang bertanya, 'Apa boleh menikah?' Kami sampaikan, kalau menikah boleh, yang tidak diberikan rekomendasi oleh pemerintah daerah itu resepsi, bukan pelaksanaan akad nikah," katanya, Jumat (23/7/2021).

"Kalau nikah, kami tetap menerima pendaftaran, akadnya juga tetap boleh berlangsung, namun tetap menerapkan protokol kesehatan," imbuh Sulfi.

Bahkan sebelum pelaksanaan akad, pihaknya sudah menyampaikan kepada calon pengantin (catin) atau keluarga catin agar menerapkan aturan tersebut. Jika tidak, maka prosesi akad bisa ditunda atau tak jadi dilakukan.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, seusai Iduladha atau pada Agustus banyak yang mendaftar menikah. Misalnya sepanjang Juli ini ada 52 pendaftar nikah, kemudian untuk Agustus nanti sudah ada 31 pasangan yang mendaftar.

Berdasarkan informasi sebelumnya, sebagai evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Bupati Belitung mengeluarkan surat dalam surat nomor 400/974/II/2021 yang ditujukan kepada Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Belitung, Kamis (22/7/2021).

Surat tersebut memuat aturan kegiatan seperti resepsi pernikahan, pesta ulang tahun, sunatan, dan serta kegiatan lain yang berpotensi menyebabkan keramaian dan kerumunan agar tak diberikan rekomendasi.

Pembatasan pemberian rekomendasi tersebut berlaku hingga akhir Agustus 2021.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved