Breaking News:

Berita Belitung

Bumbu Dapur dan Sayuran Mulai Merangkak Naik di Belitung

Dia menjelaskan kenaikan harga mencapai 40 persen dari harga sebelumnya, dikarenakan belum ada kapal yang mengangkut barang miliknya sandar

Penulis: Suharli | Editor: Khamelia
posbelitung/suharli
Pedagang bumbu dapur dan sayuran di Pasar Tanjungpandan Senin (26/7/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga bumbu dapur dan sayuran di pasar Tanjungpandan mulai merangkak naik, hal itu disampaikan oleh Lukman (luke) satu diantara agen sembako di Pasar Tanjungpandan.

Dia menjelaskan kenaikan harga mencapai 40 persen dari harga sebelumnya, dikarenakan belum ada kapal yang mengangkut barang miliknya sandar di pelabuhan.

"Terakhir kapal masuk tanggal (16/7) lalu. Biasanya kan turun di pelabuhan Tanjung Ru, karena pelabuhan mau diperbaiki makanya sepengetahuan saya belum bisa merapat disana, jadi masih menunggu prosesnya merapat di pelabuhan mana," ujarnya.

Untuk mengatasi kendala pengiriman melalui jalur laut, dia mengaku menggunakan jasa pengiriman udara, dengan konsekuensi biaya pengiriman lebih tinggi.

Dia menjelaskan untuk bumbu dapur hampir 99 persen didatangkan dari pulau Jawa, dia mencontohkan misal bawang merah harga agen Rp32.000 perkilogram menjadi Rp 44.000 perkilogram, Sedangkan untuk harga cabe Rp 36.000 perkilogram tembus diharga Rp 80.000.

"Yang kendala ini yang sayuran, misalnya wortel dari semula Rp 12.000 melonjak hinga Rp18.000, untuk kentang semula Rp 15.000 naik ke Rp22.000-Rp24.000 perkilogram.

Dia berasumsi bila sampai dengan empat hari kedepan tidak ada kapal barang yang mengangkut sayuran dan bumbu dapur merapat diperkirakan harga bisa naik hingga 60 persen.

"Kalau suplai barang dari pulau Jawanya Normal  yang menjadi kendala transportasi hingga sampai kesininya," bebernya.

Sementara itu, satu di antara pedagang bumbu dapur di pasar Tanjungpandan, Eni mengaku stok yang dijual saat ini adalah stok barang kiriman lama, hingga saat inj diakuinya belum ada stok barang baru datang.

"Sementara ini menghabiskan stok lama, kiriman sebelum lebaran Idul Adha, untuk harga semula Rp40.000 menjadi Rp50.000 kalau nanti tidak ada barang otomatis pasti naik lagi," ujarnya.

Sedangkan untuk cabe menurutnya karena dikirim melalui jalur udara kenaikan juga cukup drastis, semula per ons Rp 6000 saat ini mencapai Rp 10.000 perons.

"Kalau cabe memang baru datang dua hari baru datang," ujarrnya. (posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved