Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Nenek 83 Tahun Terpapar Covid-19 di Belitung Timur, Hari Ini Tambah 58 Pasien Covid-19

Seorang nenek berusia 83 tahun berinisial R asal Desa Kelubi, Manggar terpapar covid-19, Senin (26/7/2021).

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
posbelitung.co
Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Seorang nenek berusia 83 tahun berinisial R asal Desa Kelubi, Manggar terpapar covid-19, Senin (26/7/2021). Dia bersama dengan 57 orang lainnya hari ini juga dilaporkan positif covid-19 di Belitung Timur.

Sekretaris Daerah Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi menyatakan penambahan ini terjadi karena klaster keluarga yang sudah tidak bisa dikendalikan. Menurutnya banyak warga yang tak sadar keluar rumah lalu membawa virus itu ke dalam rumah yang menyebabkan anggota keluarga terpapar.

"58 orang ini masih menjalani isolasi mandiri. Mereka yang isolasi tersebar hampir merata di seluruh kecamatan, kecuali Simpang Pesak. Hari ini juga dilaporkan ada satu warga kita yang meninggal karena covid-19 ," ujar Sekda Ikhwan.

Orang yang terpapar ini dari didominasi oleh kalangan karyawan swasta, nelayan, ASN, buruh harian, mahasiswa, pelajar, wiraswasta, petani, hingga ibu rumah tangga.

Ikhwan bilang sampai saat ini masih ada total 665 kasus aktif virus corona di Belitung Timur, tersebar di seluruh kecamatan. Dengan total kasus sebanyak 2.385 dan 1.689 kesembuhan serta 32 kematian.

Sekda Ikhwan bilang keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan memudahkan dalam mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif covid-19.

Oleh karena itu bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Belitung Timur atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya.

Dia melanjutkan kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan merupakan suatu keharusan mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh virus covid-19 sangatlah luas, tetaplah menjalankan protokol kesehatan.

Ia mengingatkan agar masyarakat jangan menganggap remeh virus ini, setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama, jagalah diri dan keluarga anda.

"Satu hal yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar virus covid-19. Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi positif covid-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh," tutup Sekda.
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved