Breaking News:

News Video

Video Detik-detik Puluhan Warga Terobos Barikade Aparat lalu Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19

Mereka menolak jenazah warga yang positif Covid-19 untuk dimakamkan menggunakan protokol kesehatan.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Jaryanto
kompas.com
Tim gugus Tugas Covid-19 menyiagakan ambulans untuk membawa kembali jasad pasien Covid-19 yang sebelumnya diambil paksa pihak keluarga, Jumat (26/6/2020). Upaya membawa kembali jenazah Covid-19 itu ikut dikawal ratusan anggota polisi di kawasan tersebut. 

POSBELITUNG.CO - Puluhan warga Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Bondowoso, Jawa Timur beramai-ramai mendatangi Puskesmas Pujer.

Mereka menolak jenazah warga yang positif Covid-19 untuk dimakamkan menggunakan protokol kesehatan.

Puluhan warga mengambil paksa jasad tersebut dan membawanya menggunakan mobil pikap hingga menerobos barisan polisi dan anggota TNI yang berusaha memberikan penjelasan.

Video kerumunan dan kericuhan tersebut terekam kamera dan beredar luas. Dalam video yang beredar tampak massa terlibat aksi saling dorong dengan polisi dan anggota TNI yang saat itu mengadang untuk berusaha memberikan penjelasan.

Namun barisan polisi dan TNI tersebut diterobos oleh puluhan warga. Setelah berhasil masuk ke Puskesmas, mereka mengambil jenazah Covid-19 lalu membawanya ke mobil. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dikutip dari Surya.co.id, Senin (26/7/2021), Kepala Puskesmas Pujer Wijayanto mengatakan, warga yang meninggal dunia tersebut adalah warga Desa Mangli, Kecamatan Pujer.

Ia menjelaskan, pasien itu terkonfirmasi positif Covid-19 dari pemeriksaan rapid antigen dan sudah dirawat selama tiga hari. Kondisinya terus memburuk lantaran memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Dia sudah dirawat sekitar tiga hari di Puskesmas, punya komorbid," ucap Wijayanto.

Wijayanto menceritakan, pihak Puskesmas, Polsek dan Koramil sudah berusaha menjelaskan kepada masyarakat. Mereka menjelaskan, jenazah harus dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 lantaran sudah terkonfirmasi positif. Tetapi pihak keluarga menolak dan tak lama kemudian massa datang untuk mengambil jenazah.

"Tapi pihak keluarga menolak, tidak lama kemudian ada massa sebanyak dia pick up datang untuk mengambil jenazah itu," ujar Wijayanto.

Massa yang cukup banyak membuat Koramil dan kepolisian yang ada di sana tak mampu mengendalikannya sehingga mereka berhasil masuk lalu mengambil paksa jenazah. (Surya.co.id/Posbelitung.co)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul “Warga Bondowoso Ambil Paksa Jenazah Covid, Terobos Adangan Polisi dan TNI, Jenazah Diangkut Pickup.”

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved