Breaking News:

Panglima TNI Marah, Dua Oknum Injak Kepala Warga, Jabatan Danlanud dan Dansatpom Merauke Dicopot

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah karena Danlanud dan Dansatpom Merauke tak bisa membina anggotanya

Editor: Hendra
Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Dua oknum anggota Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud yang menginjak kepala warga di Merauke menjadi sorotan publik.

Akibat ulah dua oknum Satpom Lanud tersebut berimbas besar pada Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Johanes Abraham Dimara.

Ulah dua oknum Satpom Lanud tersebut membuat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto marah.

Ia langsung memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo untuk mencopot Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto dari jabatannya sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Johanes Abraham Dimara di Merauke.

Selain itu, Hadi juga memerintahkan Fadjar mencopot jabatan Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud setempat.

Ia memerintahkan hal tersebut terkait dengan insiden kekerasan yang melibatkan dua oknum TNI AU di Merauke pada Selasa (27/7/2021).

"Saya sudah memerintahkan KSAU untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Satuan Polisi Militernya-nya. Jadi saya minta malam ini langsung serah-terimakan (jabatan). Saya minta malam ini sudah ada keputusan itu," kata Hadi ketika dikonfirmasi, Rabu (28/7/2021).

Ia menjelaskan keduanya dicopot karena tak dapat membina anggotanya.

Hadi juga mengungkapkan dirinya marah dengan sikap dua oknum Satpom AU yang tak peka dan melakukan kekerasan terhadap penyandang disabilitas.

"(Alasan pencopotan) Karena mereka tidak bisa membina anggotanya. Kenapa tidak peka, memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah," kata Hadi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved