Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tiga Orang Pagi Ini Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di Belitung

JN meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi B RSUD H Marsidi Judono Belitung sekitar 13.05 WIB kemarin.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Khamelia
IST/dok BPBD Belitung
Bayi ALF yang meninggal dengna status positif Covid-19 dimakamkan oleh petugas di tempat pemakaman umum, Kamis (15/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tiga orang di Kabupaten Belitung, Rabu (28/7/2021) terpapar covid-19 berujung meninggal dunia. Tiga orang itu, perempuan inisial JN (65) warga Jalan Telex Desa Aik Ketekok.

JN meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi B RSUD H Marsidi Judono Belitung sekitar 13.05 WIB kemarin. Pasien kedua meninggal dunia, perempuan inisial MY (63) warga Jalan Kerjan Dalam, Desa Air Merbau.

Pasien meninggal dunia di ruang isolasi E sekitar pukul 13.35 WIB kemarin. Pasien ketiga meninggal dunia, pria inisial NR (59) warga Jalan Stadion Barat, Kelurahan Pangkallalang. Pasien ini meninggal dunia sekitar pukul 15.20 WIB kemarin di ruang isolasi E.

"Iya, ada tiga orang lagi meninggal dunia saat terpapar covid-19," kata Kabag TU UPT RSUD H Marsidi Judono Belitung Ika Harniati kepada posbelitung.co, Rabu (28/7/2021).

Untuk pasien JN, merupakan pasien yang memiliki riwayat swab antigen dengan hasil positif terpapar covid-19. Pasien ini, kali pertama datang ke IGD RSUD H Marsidi Judono Belitung, Minggu (25/7/2021).

"Tapi sudah terkonfirmasi positif covid-19 itu dari tanggal 20 Juli. Jadi pada saat hari pertama masuk, langsung diarahkan ke ruang isolasi B, dengan pneumonia dan di lakukan swab PCR," ucapnya.

Beberapa hari menjalani perawatan, kondisi pasien ini mengalami pemburukan, terjadi penurunan saturasi, peningkatan suhu, penurunan tekanan darah, serta kesadaran menurun.

"Dilakukan Inform consent ke keluarga pasien dan keluarga nya meminta untuk tidak di lakukan pijat jantung. Hingga akhir nya pasien meninggal dunia," ujarnya.

Kemudian pasien MY, datang ke IGD isolasi RSUD, Senin (26/7/2021) malam. Keluhan pasien ketika itu, demam, mual, muntah, nyeri perut dan di diagnosa covid-19 oleh rumah sakit swasta di Tanjungpandan.

"Pada tengah malam kemarin, pasien masuk ke ruang isolasi E, dan saat itu mengalami keluhan sesak, batuk, tidak nafsu makan, nyeri perut, demam, keadaan umum lemah. Hingga pasien meninggal dunia," bebernya.

Selanjutnya, pasien NR telah menjalani perawatan sejak tanggal 21 Juli lalu. Pasien ini kali pertama datang ke RSUD, dengan keluhan sesak nafas, demam, nyeri kepala, dan nyeri ulu hati. 

Pasien juga, di diagnosa terkonfirmasi covid-19, sehingga langsung menjalani perawatan di ruang isolasi E. Beberapa saat menjalani perawatan, pasien ini mengeluh sesak, demam, gelisah, gangguan komunikasi, keadaan umum lemah. 

"Hingga kemarin kondisi pasien mengalami pemburukan, terjadi penurunan saturasi, tekanan darah menurun. Hingga pasien mengalami henti jantung dan meninggal dunia," jelasnya.

Ketiga pasien itu, merupakan pasien ke 123, 124, dan 235 meninggal dunia saat terpapar covid-19 terhitung dari bulan Maret 2020 lalu. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved