Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Molen Tak Ingin Kota Pangkalpinang Masuk PPKM Level 4, Ajak Warga Lawan dengan Protokol Kesehatan

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menegaskan, pihaknya akan berupaya Pangkalpinang tidak masuk PPKM Level 4.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Eltjandring
bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menegaskan, pihaknya akan berupaya Pangkalpinang tidak masuk penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Menurutnya, jika PPKM Level 4 di Kota Pangkalpinang ditetapkan akan sangat berdampak dari sisi ekonomi.

"Jadi kalau mau diberlakukan PPKM Level 4 atau PPKM darurat di Kota Pangkalpinang habis lah Pangkalpinang, karena apa Caffe, Restoran, UMKM kita jasa perdagangan mau makan apa masyarakat saya, jadi selaku kepala daerah saya nekat minimal harus PPKM Level 3," tegas Molen dalam dialog interaktif bersama Bangka Pos, Kamis (29/7/2021).

Molen menyebutkan, jika Kabupaten lain bisa saja menerapkan PPKM Level 4 yang diminta untuk membatasi kegiatan hingga pukul 20:00 WIB. Namun jika hal tersebut diterapkan di Kota Pangkalpinang tentu akan sangat berdampak.

"Treatmen antara Kabupaten dan Kota beda, kalau Kabupaten jam 8 jam 9 pagi mereka ke kebun, panen sawit yang sekarang lagi mahal, ke tambang yang sekarang lagi naik. Pangkalpinang ga ada kebun, ga ada tambang, kita kota jasa makanya jangan sampai masuk PPKM Level 4," sebutnya.

Kata Molen, tidak menutup kemungkinan Pangkalpinang akan masuk PPKM Level 4 jika masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

"Tapi tidak menutup kemungkinan kita di Kota Pangkalpinang masuk ke dalam PPKM Level 4 andaikan masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan covid dengan baik. Oleh sebab itu ini tergantung masyarakat semua ayok kita laksanakan bersama," sebutnya.

"Dan kalau kita berjuang bersama-sama tidak akan terjadi peningkatan, bahkan turun ke level 1, kuncinya hanya di kesadaran masyarakat," tambahnya.

Molen menegaskan, dirinya akan berjuang membuat Kota Pangkalpinang keluar dari zona yang berbahaya.

"Yang pertamakan harus kuat itu imun tubuh kita, makanya kita gencarkan vaksinasi, badan sehat harus kuat," ucapnya.

Tak hanya itu, Molen menyebut, dirinya optimis mulai bulan depan akan ada perubahan untuk kasus Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

"Tadinya kita enam RT dengan zona merah sekarang sudah menurun satu jadi lima. Yok kita sama-sama hadapi ini kita kepung ramai-ramai khusus Kota Pangkalpinang saya optimis bulan depan akan ada perubahan pada PPKM kita ini," tegasnya.

Menurutnya, beberapa upaya untuk melakukan perubahan itu sudah pasti dilaksanakan dengan cara yang humanis kepada masyarakat.

"Kita harus humanis dong jangan bikin gaduh jangan bikin masyarakat panik, bersama-sama kita lawan ini dengan masyarakat yang disiplin," bebernya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved